WE ARE SPECIAL

WE ARE SPECIAL

  • WpView
    LECTURAS 580
  • WpVote
    Votos 26
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ene 10, 2021
Lagi asik - asik bengong ditawarin kerja jadi Terapis Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) . . . Kumpulan cerita pendek si Meong yang bekerja di sebuah Kantor yang menangani Anak Berkebutuhan Khusus
Todos los derechos reservados
#118
office
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Bukan ZONK!
  • Sebelum Tidur | end Season 1 |
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Little Bitch! [ChanBaek GS] [Revisi] ✔️
  • Postscript
  • My Intern Boy [Completed]
  • Personal Assistant! ✔️
  • [Minsung] Only One Reason: Your Precious Smile

"Iya sih, enggak penting juga. Enggak ada hubungan juga sama gue, cukup tahu aja," Mince mengambil tisu lalu mengusap air mata dan terkekeh. Ia hanyalah sebagian keryawan kecil di sini. "Udah jangan sedih lagi, nanti nyokap lo tambah sedih liat lo kayak gini," "Iya sih," "Makan yuk, udah jam 12 nih, gue laper," Dina menenangkan Mince. Mince menarik nafas menatap form form yang ada di atas meja, "Tapi kerjaan gue banyak," "Udahlah dikerjain nanti aja, lo harus makan dulu biar kuat," "Kuat ngapain?," "Kuat bercinta," timpal Dina. "Itu sih lo, bukan gue," Seketika Dina tertawa ia melirik Mince berdiri di sampingnya, "Bercinta itu asyik tau," "Ya asyiklah, kalau enggak asyik orang enggak mungkin bela-belain bulan madu sampai ke ujung dunia demi buat anak banyak-banyak," ucap Mince asal, melangkah keluar dari office. "Emang lo pernah ngerasain?," "Enggak," "Nanti kalau udah punya pacar dicoba aja," "Ogah," "Enak tau," "Ih apaan sih lo," "Gue pernah coba sama pacar gue, rasanya enak," "Ih ...," "Makanya cari cowok, biar bisa enak-enak," "Ih Dina !, lo apa-apaan sih cerita ginian," "Biar lo tau lah," "Asemmm," Tawa Dina kembali pecah, mereka berjalan menuju EDR. Ia senang melihat Mince kembali tertawa. Ia tahu bahwa wanita cantik ini begitu menyayangi ibunya lebih dari apapun. Sehingga rela menjual barang berharga miliknya demi pengobatan sang bunda. Ia sengaja berbicara seperti ini demi melihat tawa Mince.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido