We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
wound hole

wound hole

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 12, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Setiap manusia memiliki kenangan, namun tidak semua kenangan mudah untuk dilupakan. Bagi Disa, masa lalu bukan sekadar rentetan peristiwa, melainkan luka yang diam-diam masih membekas. Ketika ia kembali ke kota kecil tempat ia dibesarkan, satu per satu kenangan itu muncul kembali, membawa rasa rindu, penyesalan, dan harapan yang pernah terpendam. Pertemuannya dengan Ali, sahabat semasa sekolah menengah atasnya, membuat Disa menyadari bahwa beberapa kenangan mungkin hanya bisa untuk dijadikan pelajaran.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Dua Nama
  • pai pai  B 94 ZA
  • "Polaris & Umbra: Cahaya yang hilang"
  • alxendric and his wounds
  • janji kecil
  • PEMERAN UTAMA season 1
  • From Rivals To Lover
  • KATAKAN itu CINTA
  • REKSA: The Last Bell

Cerita dimulai saat tokoh utama-seorang alumni SMK-diminta oleh ibu dari Kimmy, adik kelasnya dulu, untuk menjemput Kimmy yang sedang bertengkar dengan orang tuanya. Tanpa disangka, pertemuan ini membawa kembali dua sosok masa lalu: Kimmy, anggota cheerleader yang dulu pemalu dan tertutup, serta Oline, mantan ketua cheerleader dan teman satu lingkup olahraga saat SMK. Awalnya hanya ingin membantu, tokoh utama terseret ke dalam kisah yang perlahan membangkitkan kenangan, luka-luka lama, dan hubungan yang belum sempat terbentuk. Bersama Kimmy, ia menghabiskan waktu di perpustakaan umum, mencoba memahami dunia gadis itu yang penuh tekanan dan luka keluarga. Namun semuanya berubah ketika Kimmy tiba-tiba mulai menjaga jarak dan menunjukkan sisi lain yang membuat tokoh utama bertanya: apa yang sebenarnya terjadi? Di saat yang sama, hubungan dengan Oline mulai berkembang. Dari latihan basket bersama seperti masa lalu, hingga jalan-jalan, melukis, dan obrolan panjang yang terasa jujur. Oline membawa rasa nyaman yang lain-bukan sekadar kenangan, tapi harapan baru yang perlahan tumbuh dari kehangatan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines