My Darling, Lawyer Jo

My Darling, Lawyer Jo

  • WpView
    LECTURAS 17
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, sep 20, 2020
Langkah jenjang dengan heels hitam itu berjalan meninggalkan rumah dengan tas selempang mahal satu satunya yang ia punya. Setelan bajunya juga senada. Rok ketat pendek, dan baju putih yang dilengkapi blazer membuatnya tampak anggun. Ia berjalan menuju halte bus sambil menebar pesonanya. "Aishh, aku akan dimarahi jika aku terlambat. Aku harus segera ke halte," gerutunya dalam hati sambil mulai berlari menuju ke arah halte. "HEY! HEY!! JANGAN BIARKAN ORANG ITU LARI! HEYYY!!" seru seorang laki-laki yang berdiri beberapa meter dari depan Jane. "Apa ini? Aku? Apa salahku?" Ucap Jane dalam hati. "Ahh, dia pergi..." Kata pria itu sambil mengambil dompet Jane yang tergeletak dibawah tanah. "Ini dompetmu. Berhati-hatilah saat membawa tas. Kau tidak akan tahu kapan hal ini akan terjadi," Jane hanya tersenyum terpaksa, lalu mengambil dompetnya. Tanpa bilang apa apa ia memasuki bus yang sudah tiba di halte. "Bodoh sekali dia. Aku juga tak pernah membawa uang didalam dompet," Batinnya berkata. Jane Kim, perempuan tegar dengan sikap dingin dan cuek, bahkan menyebalkan, namun ia menyenangkan jika kau mengenalnya. Dibalik keceriannya, ada hal yang ditutupnya rapat rapat, hingga tak seorangpun mengetahuinya. Apa hal yang disembunyikannya itu? Baca kelanjutan cerita ini agar apa yang ia tutup dapat terkuak.
Todos los derechos reservados
#506
flashback
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • When Mr. Bossy Falling In Love
  • Rindu Senin Pagi
  • Pushy Boy (Cowok Pemaksa) END
  • Dih-, (COMPLETED✔)
  • TRANSMIGRASI:Ahli bela diri dingin dari Veydris
  • ✓ Istri Kecil Tuan Lu
  • Toxic Relationship
  • CUDDLE
  • Sleeping With My Boss

Ketika sedang asyik menonton konser dan teringat akan tas jingjing kecil yang dibawa raib dari tangan, seketika itupula sosok di samping menjadi tertuduh. Adu mulutpun terjadi sehingga memancing semua orang menyaksikan, eh ternyata tas yang dicari tepat berada di bawah kaki gadis itu. Detik selanjutnya gadis itu tersenyum kaku dan kabur seketika itu pula karena merasa amat malu. Dan siapa sangka sosok yang dituduhnya telah mencuri tasnya itu satu kampus walau beda jurusan dengannya. Yang paling menyebalkan sosok itu ternyata preman kampus, bodohnya dia tak mengenali. Bagaimana caranya kabur saat tak sengaja bertemu dengannya? Dan bagaimana caranya menghindar ketika sosok itu mulai penasaran bahkan jatuh cinta padanya, bahkan memaksanya untuk mencintai balik? "Enggak, lo itu gak suka sama gwe, elo cuma mau bales dendam kan gara-gara gwe tuduh nyopet?" Teriak gadis itu "Kita liat saja nanti" sosok itu memperlihatkan senyum misteriusnya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido