My Darling, Lawyer Jo

My Darling, Lawyer Jo

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 20, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Langkah jenjang dengan heels hitam itu berjalan meninggalkan rumah dengan tas selempang mahal satu satunya yang ia punya. Setelan bajunya juga senada. Rok ketat pendek, dan baju putih yang dilengkapi blazer membuatnya tampak anggun. Ia berjalan menuju halte bus sambil menebar pesonanya. "Aishh, aku akan dimarahi jika aku terlambat. Aku harus segera ke halte," gerutunya dalam hati sambil mulai berlari menuju ke arah halte. "HEY! HEY!! JANGAN BIARKAN ORANG ITU LARI! HEYYY!!" seru seorang laki-laki yang berdiri beberapa meter dari depan Jane. "Apa ini? Aku? Apa salahku?" Ucap Jane dalam hati. "Ahh, dia pergi..." Kata pria itu sambil mengambil dompet Jane yang tergeletak dibawah tanah. "Ini dompetmu. Berhati-hatilah saat membawa tas. Kau tidak akan tahu kapan hal ini akan terjadi," Jane hanya tersenyum terpaksa, lalu mengambil dompetnya. Tanpa bilang apa apa ia memasuki bus yang sudah tiba di halte. "Bodoh sekali dia. Aku juga tak pernah membawa uang didalam dompet," Batinnya berkata. Jane Kim, perempuan tegar dengan sikap dingin dan cuek, bahkan menyebalkan, namun ia menyenangkan jika kau mengenalnya. Dibalik keceriannya, ada hal yang ditutupnya rapat rapat, hingga tak seorangpun mengetahuinya. Apa hal yang disembunyikannya itu? Baca kelanjutan cerita ini agar apa yang ia tutup dapat terkuak.
All Rights Reserved
#87
terror
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Eksklusif (Perjudian)
  • The LUCKIEST Bastard [ON REVISION]
  • Rindu Senin Pagi
  • MINION si Preman Imut
  • Dih-, (COMPLETED✔)
  • When Mr. Bossy Falling In Love
  • Diantara 2 pilihan (TNI/POLICE)

hello.... selamat datang. selamat membaca.... WARNING !!! INI CERITA MILIK DAN KARYA PRIBADI, ORISINIL, DILARANG MENJIPLAK, DAN MEMPOSTING ULANG. TERIMAKASIH. *** Yang namanya urusan didunia ini pelicin nya adalah uang, baik, apalagi yang buruk. Ibadah, sosial, impian, terlebih lagi kejahatan. "Sudahlah jangan berbelit-belit, katakan dalam bahasa sederhana saja. Kemana saja uang-uang mu itu ?" "Dari sudut pandang penjahat, kau ini konyol atau sungguh tidak tau ?" Idris menyodorkan jeruk yang sudah dikupas kepada wanita itu. Aroma jeruk yang menggiurkan. Cocok sekali untuk menetralisir sisa-sisa rasa pedas yang tertinggal dibibir. Sup ayam sialan, maki Maja dalam hati, walaupun tersampaikan lewat komat kamit. "Lain kali..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines