غلاف قصة Dia Adamku بقلم sriyanilestari
Dia Adamku
  • WpView
    مقروء 398
  • WpVote
    صوت 50
  • WpPart
    فصول 16
  • WpView
    مقروء 398
  • WpVote
    صوت 50
  • WpPart
    فصول 16
مستمرّة، تم نشرها في أغسـ ٢٩, ٢٠٢٠
Berawal dari pertemuan singkat antara seorang gadis remaja dengan seorang pemuda yang tak pernah disangka berakhir dengan pernikahan.

Keduanya kembali di pertemukan di bawah langit yang sama, di kampus yang sama, bahkan di ruang kelas yang sama. Tapi, keduanya bukanlah sama-sama mahasiswa. So?

Ya, gadis itu adalah seorang mahasiswi semester 5 dan Lelaki itu adalah seorang Dosen yang notabenenya idola di kampus. 

"Saya akan menikahi kamu sekarang!"

"Apa nikah? Gak, saya gak mau pak Adam!"

"Jika saya meminta kamu membayar hutang untuk saat ini juga, apa kamu mampu?"

"Mana mungkin pak, kasi saya waktu lagi Pak,"

"Kamu harus menikah dengan saya! Dan hutang kamu akan lunas,"

Penasaran? Yuk mampir dan baca ya
جميع الحقوق محفوظة
قم بالتسجيل كي تُضيف Dia Adamku إلى مكتبتك وتتلقى التحديثات
أو
#11hijab
إرشادات المحتوى
قد تعجبك أيضاً
A [Completed] بقلم IniAku-BukanKamu
59 أجزاء مكتمِلة
"Jangan liatin gue kayak gitu, gue ga suka." Ucap Aya terang-terangan. "Aya," panggilan itu entah kenapa terasa berbeda, Aya menjadi gugup. "Hm?" Aldi justru kembali diam, lagi-lagi malah menatapnya. "Kak sumpah gue ga suka ditatap lawan jenis begini. Lo to the point aja mau bahas apa, kalau engga lo bisa balik." Ucap Aya akhirnya. Aldi justru mengotak-atik ponselnya kemudian di sodorkan ke Aya. "Kenapa?" "Liat aja," Tanpa rasa curiga Aya mengambil ponsel itu. Ada sebuah video berlatarkan ruang rawat Ayahnya. Aya menatap Aldi bingung sebelum memutar video itu. Tangan Aya bergetar, inikah alasan Ayahnya meminta agar ia jangan membenci sang Ayah? "Tolong berusaha ikhlas dengan keputusan Ayah, tolong jangan benci Ayah karena itu." Ucap Ayahnya saat itu. Aya tidak tau harus apa. Aya tau pernikahan dalam video ini sah, setidaknya dalam agama. Jadi ia sudah menjadi istri Aldi dari kemarin? Dan tidak ada satupun yang mengatakannya? Bahkan Ayahnya juga tidak bertanya dahulu apa ia mau atau tidak. "Ayah tidak salah, beliau tidak ingin lo sendiri." Ucap Aldi hati-hati. "Tapi kita cuma orang asing. Lo bisa-bisanya nikahin gue gitu aja. Gimana kalau gue orang jahat? Gimana kalau lo yang orang jahat? Gu-gue..." Aya menggeleng. "Gue gatau," lanjut Aya pelan. Apa karena ini juga Papa Aldi mengatakan kalau Aya sudah mengambil anak laki-lakinya? Jadi Papa Aldi tidak merestui mereka? Rasanya Aya semakin dibuat pusing. Aya menggeleng, "Ini, ini semua masih ga masuk akal." Aldi tau Aya tidak akan menerima dengan mudah. Tapi ia sudah berjanji, tidak hanya dihadapan Ayah Aya dan para saksi, tapi juga dihadapan Allah.