Story cover for Inhabitants by AlexandreOthniel4
Inhabitants
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Aug 29, 2020
Ketika dunia sudah memburuk, umat manusia yang tinggal di dalamnya memutuskan untuk meninggalkan Bumi dan mencari tempat yang lebih baik. Namun, apakah mereka mampu untuk membangun masa depan mereka di dunia yang baru? Semua bergantung pada manusia itu sendiri.
All Rights Reserved
Sign up to add Inhabitants to your library and receive updates
or
#82science
Content Guidelines
You may also like
The Golden Age by Kayutrani
22 parts Ongoing
[Science-Historical fiction] [Sedang dalam tahap revisi besar-besaran] Semua masa di bumi memiliki masalahnya masing-masing. Dan manusia-manusia yang hidup pada masanya, memang ditakdirkan untuk mampu bertahan di masa tersebut. Pallavi baru saja meninggalkan kampung halamannya di Indonesia dan pindah ke negara ini bersama kedua orang tuanya. Ia tinggal di tempat yang baru, belajar di sekolah baru, dengan lingkungan baru, serta mendapatkan teman-teman baru. Anak perempuan usia dua belas tahun, jujur saja, hal menarik apa yang bisa kita harapkan dari kisahnya? Bertemu dengan peri? Mendapat kekuatan ajaib? Berbicara dengan orang yang dipercaya sudah mati? Oh, jangan begitu jauh, ini bukan fantasi. Berbagai masalah yang muncul dalam kehidupannya, merupakan estetika unik tersendiri yang patut disyukuri dan diambil pelajarannya. Mungkin, belahan bumi bagian barat dengan para muslim masih tidak dapat disatukan dengan begitu baik, namun, di lingkungan yang baru ini, Pallavi belajar bagaimana caranya mempertahankan keimanannya sebagai seorang muslim. Berada di masa-masa yang sulit, membuat siapapun akan memimpikan masa-masa kejayaan. Namun jika masa kejayaan Islam di abad pertengahan juga menghadapi kehancurannya, akankah dirinya merasakan masa kejayaan yang serupa? Pallavi dan teman-temannya terlahir dan bermimpi sebagai cendekiawan. Tetapi jika apa yang dibutuhkan mereka untuk menghadapi masalah antara hidup dan mati adalah dengan menjadi seorang petarung, apakah mereka masih dapat mewujudkan mimpi mereka? Berbagai kejadian yang menyenangkan tetap ada, walaupun yang pahit turut ikut serta. Dan ternyata, siapapun dapat menyelesaikan masalah dengan peran mereka sendiri. Jadi, apakah dengan masalah kali ini, para sejarawan mau mencatat nama-nama mereka sebagai orang-orang baik? Oh, ada sebuah petunjuk! Yaitu: ketika sekelompok semut kehilangan pemimpinnya, mereka hanya akan berjalan berputar-putar sampai mereka mati.
You may also like
Slide 1 of 9
SEKTOR 17 cover
LAST 3 PEOPLE IN THE WORLD cover
Whispers of Tiraswana : Origins Awakened cover
Pathetic 2 ✓ cover
Thank God I Found you [Nomark GS ] 🏁 cover
The Golden Age cover
FAMILY? [END] cover
Heart Room CHANBAEK (GS) [END] cover
Tentang Ursulanda | dan bagaimana kami memenangkannya [ TAMAT ] [Revisi] cover

SEKTOR 17

9 parts Ongoing

Kalau ditanya apa bayangan kalian mengenai bumi berapa ratus kemudian, pasti dibenak banyak orang adalah kemajuan sains dan teknologi bukan? Tapi bagaimana kalau jawabannya bertentangan, justru di masa depan umat manusia sibuk mempertahankan kehidupan. Manusia diambang kepunahan. Maka dari itu, mereka bersatu hingga membuat perjanjian dengan 'sang kematian' agar menjadi lebih kuat. Tidak ada lagi nama dari sebuah negara, sekarang umat manusia tinggal di wilayah yang dibagi menjadi beberapa Sektor. Sayangnya di tempat yang mereka harap aman, satu demi satu kejadian yang tak di harapkan mulai bermunculan. Akankah manusia berhasil mendapatkan kehidupan damai mereka kembali dan menghindari kepunahan? Maaf kalo masih banyak typo 🙏 ⚠️ Warning BxB‼️