Wellcome To My Playground

Wellcome To My Playground

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 4, 2020
Sebuah kepala manusia yang ditemukan tergantung di dalam perpustakaan, menjadi awal dari prahara di SMA RAJAWALI. Kepala tanpa badan itu tergantung, dengan posisi terbalik, dan kondisi yang begitu mengenaskan. Sementara anggota tubuh yang lain, dimutilasi dan tersembunyi di beberapa tempat. Penyelidikan polisi tak dapat dihindarkan, dan kondisi sekolah yang semula amat tentram, berubah menjadi begitu mencekam. Seiring dengan proses penyelidikan, korban lain pun berjatuhan. Sehingga sekolah menengah atas dengan predikat SMA terbaik di nusantara itu, harus kehilangan gaungnya dan terancam ditutup selamanya. Mampukah polisi menemukan siapa pelakunya? Lalu apa motif dibalik aksi pembunuhan berantai yang menargetkan para siswa dan siswi dari SMA pencetak generasi emas terbanyak sepanjang masa itu? Note : Cerita ini khusus untuk orang dewasa. Bagi yang masih dibawah umur, harap bijak dalam memilih bacaan. Bacalah cerita yang sesuai dengan usia anda. Karna author, tidak bertanggung jawab terhadap efek samping yang mungkin muncul pada diri kalian akibat membaca cerita ini. Sekian.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Eleven
  • MISTERY KEMATIAN CLARA (SELESAI)
  • [COMPLETED] Curse of the Suicide Game
  • BOOK 1 MISSION SERIES: MISSION IN CASE (Pindah ke Innovel)
  • BLUFF
  • Roseraie [END || REPUBLISH]

"Mengapa orang-orang memandangku dengan tatapan aneh setelah kembaranku meninggal?" Itu pertanyaan terlampir di benak Rafael, seorang anak 12 tahun yang menyadari atmosfer sekelilingnya berubah mencekam setelah dirinya bangun dari koma. Mata-mata memandangnya bak ingin berteriak: "Kau iri dengannya makanya kau melenyapkannya!" Bahkan kedua orang tuanya pun memandangnya dengan kecurigaan yang sama hingga psikolog menjadi satu-satunya tempat mereka berpasrah akan kewarasan Rafael yang mereka yakini telah di ambang batas. Dunia anak itu benar-benar terjungkir balik, tak ada memori menyenangkan di tahun-tahun itu. Tempat baru yang orang tuanya yakini akan jadi tempat penyembuhannya malah menambahkan luka-luka baru. - - - - - - - - - - - - - Trigger Warnings: • Bullying (perundungan) • Psychological distress (tekanan psikologis) • Distorted thoughts (pikiran menyimpang) • Physical violence (kekerasan fisik) Rate: 16+ Note: jika ada kesamaan latar belakang, tempat, nama tokoh atau waktu, itu murni ketidaksengajaan. Cerita ini hanya fiktif belaka dan murni pikiran dari penulis. Mengandung beberapa adegan kasar dan sensitif dimohon untuk bijak dalam membaca. Dilarang keras untuk plagiat sekecil apapun itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines