Story cover for FADIL by ghfaaaar_i
FADIL
  • WpView
    MGA BUMASA 74,409
  • WpVote
    Mga Boto 8,211
  • WpPart
    Mga Parte 30
  • WpView
    MGA BUMASA 74,409
  • WpVote
    Mga Boto 8,211
  • WpPart
    Mga Parte 30
Ongoing, Unang na-publish Aug 29, 2020
Fadil itu pintar tapi standar menurut Papanya. Mereka sudah seperti anjing dan kucing pokoknya. Tidak ada yang pernah mau mengalah. Tapi Papanya cukup menyenangkan.

Mama Fadil itu tegas sekali, kadang Fadil sampai canggung dengan Mamanya sendiri.

Mereka, Mama dan Papa Fadil tidak tinggal bersama. Alias sudah berpisah. Fadil lebih sering bersama Ridwan, Papanya. Dengan Mamanya -Gina- mungkin hanya saat weekend saja, itupun jarang.

Fadil itu petakilan tapi Cool. Pintar tapi sok merendah. Rajin mendengarkan, tapi sok malas. Fadil itu penurut, kadang. Lebih sering bandel sih. Untung ganteng. Kalau nggak, mana mau para bidadari SMA Merdeka mengejar-ngejarnya.

Fadil itu nggak bisa ditebak. Sifat, tingkah laku dan semuanya sering berubah-rubah. Mereka,teman-teman dan orang di sekitarnya kadang bingung, sebenarnya Fadil itu orang seperti apa?
All Rights Reserved
Sign up to add FADIL to your library and receive updates
o
#237sickstoryarea
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Sebuah Tanggung Jawab Kecil ni BflomerBloom7
5 parte Kumpleto
1. Rasa iri? Liburan lulus SD dimulai, membuka banyak waktu bermain Badar dan sahabatnya, Ala. Mereka menyukai basreng tanpa digoreng, tapi satu insiden menyebabkan canggung di antara mereka berempat, ketika mainan baru menarik perhatian mereka, Aber membelinya tanpa berbicara, memicu ketegangan dengan Badar. 2. 1SMP5 Persoalannya semakin rumit ketika ia terlibat dalam pertengkaran dengan Away, murid lain yang mengejek dan mencemoohnya. Suatu hari, Badar terjebak dalam situasi malu ketika diminta menjawab soal matematika. Ketakutan dan tekanan membuatnya bingung untuk menjawab. Ia merasa seolah selalu menjadi sasaran rundungan. Seiring Waktu perjalanan menuju penerimaan diri dan kebahagiaan di sekolahnya menjadi langkah penting dalam perjalanan hidupnya sebagai remaja. 3.15 Badar, seorang remaja kelas delapan yang telah lama mengalami bullying, mulai menemukan harapan ketika berteman dengan Caleb, seorang laki-laki yang menyambutnya dengan baik. Saat bersekolah, mereka menjadi akrab, bermain game, dan mengobrol. Namun, kehidupan pribadi Badar berubah drastis ketika ayahnya sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Dengan bantuan Caleb, Badar berhasil mengalihkan pikirannya dari masalah itu. 4. Rokok! (side A) Ini mengisahkan tentang seorang remaja bernama Badar yang memiliki masalah dengan dirinya dan pertemanan dengan Caleb. Badar telah memutuskan untuk tidak merokok karena melihat dampak negatifnya pada ayahnya yang sakit paru-paru. Sejak itu dia tidak mau berteman dengan yang perokok Namun, Badar bertemu dengan Caleb dan mereka berteman, Caleb merokok, itu menjadi masalahnya. 5. Rokok! (side B) Badar mendapatkan diagnosis penyakit paru-paru akibat menjadi perokok pasif. Dia merasa sangat menyesal karena sebelumnya pernah bersitegang dengan sahabatnya, Caleb. disisi lain Caleb kritis karena penyakitnya. Badar, yang semakin parah kondisinya, merenungkan kesalahannya dan mendalami perjuangan hidupnya.
Terima kasih Imajinasi [end] ni hafifarun
38 parte Kumpleto
Apa ini plagiat karya kalian I don't think so!! Ingat ya ini cuma karangan fiksi, jika kesamaan tempat dan alur cerita, mohon maaf saya tidak maksud meniru (15+) Hai tems, yuk pahami sekilas sebelum baca Tiap partnya sedang-sedang saja, cerita gak sepanjang itu dan gak sesingkat itu, normal-normal aja, menurut saya!!ಥ⌣ಥ(」゚ロ゚)」 SINOPSIS ★★★ Hidup di rantau hanya dengan seorang sepupu, bahkan sama-sama perempuan. Nama kakak sepupu Gua Yuni. Selain Kak Yuni, Gua juga punya sosok kakak yang ganteng alias kakak jadi-jadian selama di rantau, kerap disapa Kak Ari. Kak Ari sangat freindly menurut Gua, kadang kita musuhan kadang kita saling sayang kadang kita saling jahil. "Ini oleh-olehnya kok banyak amat Kak? Kak Ari ke pasar kuliner apa daki gunung nih?" "Banyak tanya kamu Gey." suara Kak Yuni tiba-tiba dari belakang bikin Gua ngelus dada. "Ih Kak Yuni, bikin jantungan mulu ya hari ini. Tiba-tiba teriak-teriak sekarang tiba-tiba muncul." ujar Gua masih kaget. ★★★ Meski di rantau Gua punya sahabat, Gua bukan tipe orang yang freindly, lumayan sukar berteman. "Berasa kuli Gua." teriak Gua pada Fagrel yang sedang mengangkut bambu tiga kali lipat dari Gua. "Biar berotot Lo." balasnya senyum-senyum. ★★★ Dalam cerita ini banyaknya kisah Gua di sekolah, ada kasus masa lalu yang gak Gua duga-duga bisa timbul lagi. "Omorfia." panggil wanita itu lembut. "Apa? Anda tidak pantas menyebut nama itu." amuk Gua menggebu-gebu. "Omor! Jaga bicara kamu! Dia Mama Kamu!" ★★★ Kata orang percuma lari dari masa lalu, mau lari kemana aja gak bakal bisa, karena dunia itu sempit, dimana ada manusia disitu ada masalah dan masalah gak bisa dihindari bukan?
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 9
MEMELUK LUKA [END] cover
7 HOPE NADIA cover
Harapan (Tamat)√ cover
Ananda✔️ cover
the Edge. cover
Sebuah Tanggung Jawab Kecil cover
Gheisha cover
Terima kasih Imajinasi [end] cover
Goodbye Angelo ✔️ (Tamat)  cover

MEMELUK LUKA [END]

95 parte Ongoing

Menjadi anak terakhir sekaligus satu-satunya perempuan dalam keluarga memang tidak mudah bagi Alea. Sejak kecil, ia tumbuh dengan beban yang diam-diam menghantuinya-beban harapan besar yang diletakkan di pundaknya oleh orang tua dan kakaknya. Mereka melihatnya sebagai harapan terakhir keluarga, seseorang yang harus bisa melampaui pencapaian ayah, bunda, dan abangnya. Ekspektasi itu begitu tinggi hingga terkadang membuat Alea merasa sesak. Setiap langkah yang ia ambil seolah diawasi, setiap keputusan yang ia buat harus dipertimbangkan dengan matang agar tidak mengecewakan mereka. Ia harus menjadi lebih baik, lebih sukses, lebih segalanya. Namun, di balik semua itu, ada ketakutan yang terus menghantuinya yaitu kegagalan, takut mengecewakan, takut tidak menjadi seperti yang mereka harapkan. Terlalu sering ia memilih diam daripada mengungkapkan perasaannya. Luka-luka yang ia terima tidak selalu tampak di permukaan, tetapi mengendap jauh di dalam hati. Ia belajar untuk menyembunyikan lelahnya, menyimpan resahnya sendiri, dan terus berusaha sekuat mungkin untuk menjadi versi terbaik yang diinginkan keluarganya. #1 Melawanrestu #1 Anakterakhir #2 Bedakeyakinan #2 Alea #2 Pendidikan