Trouble in Paredise [Completed)

Trouble in Paredise [Completed)

  • WpView
    Reads 13,417
  • WpVote
    Votes 1,796
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadComplete Wed, Dec 30, 2020
Pantesan kemaren gue panggil dia dengan sebutan 'mas' agak gimanaaa gitu mukanya. Kayak gak seneng gitu, jutek lah ke gue. Eh ... ternyata seumuran. Ganteng sih ganteng, tapi mukanya tua. Dia jutek karena gue panggil mas, kan? Bukan karena denger suara gue. (Asha) *** Percuma kemaren gue basa-basi pake 'dek' di depan kakaknya, ternyata umur kami sepantaran. Imut sih imut, tapi bawel kerjaannya ngeluh terus. Mendingan gue jauh-jauh dari dia. (Lukman) *** DON'T COPAS OR ATM MY STORIES IF YOU DO GUE SUMPAHIN LO MANDUL TUJUH TURUNAN
All Rights Reserved
#873
mahasiswa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • Cantika Story | Eunha x Eunwoo ✔
  • Sikampret & Sitengil [COMPLETED]
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • "MIRACLE"  ✔(COMPLETE)
  • ARGA [TAMAT]
  • Why Me? [Sudah Terbit]
  • Salah Mantan (End)
  • Stuck WIth You! (Tamat)
  • DON'T FORGET ME || SELESAI

[BELUM DI REVISI] So, typo masih berserakan~ About, dua pilihan yang sulit ditentukan. --------------------------------------------------- "Gue nggak mau basa basi" Rehan memalingkan wajahnya. "Gini aja.. Gue kasih pilihan buat lo. Gue atau Rendy?" "Emangnya salah gue apa sih sampe lo kayak gini?" Fix, gue nangis sekarang. Gue tau apa salah gue. Tapi sampe melampaui batas apakah kesalahan gue sampai sampai Rehan kayak gini ke gue? "Lo tanya salah lo apa, apa nggak bisa intropeksi diri yah?!" Mendengar kalimat itu keluar dari bibir Rehan, semua badan gue gemeteran. Entah karena nada suaranya yang meninggi ataupun auranya yang seolah ingin menerkam gue sebagai mangsanya. Gue mencoba menetralkan semua badan gue yang gemeteran dan menyeka air mata yang udah nggak kehitung lagi jumlahnya. Diam sejenak. "Kalo lo mau jawaban dari gue, gue nggak bisa jawab. DAN GUE NGGAK BISA MILIH" Ucap gue dengan penuh penekanan. ®2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines