Masih Menunggu

Masih Menunggu

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 29, 2020
Puisi pendek tatkala mengenangkan kisah kita. Tiap saat aku tak pernah lupa. Aku tak mampu untuk menulis puisi. Dengan baik, namun aku mencuba
All Rights Reserved
#155
puisi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hanya seminggu
  • Sembang Gedik-Gedik Santai Shahiwa
  • Aku Dan Dirimu 3
  • Voduka
  • Aku Dan Dia [2]
  • SEKALI LAGI (gxg) [COMPLETED]
  • CERITA PENDEK
  • Ketika hati berfatwa
  • Sekadar Satu Cerita Pelbagai Rasa
  •  Puisi Si Bisu. (Completed)

Sakit mencengkam jiwa; di saat hati menyatakan rindu pada yang sudah tiada. Seminggu yang kau beri itu, penuh dengan kebahagiaan. Tapi, selepas tempoh masa itu berakhir; ianya seakan mimpi ngeri, yang membuatkan aku ingin cepat cepat bangun dari lena. "Terima kasih untuk seminggu yang bahagia ini Afia" "Moga sentiasa kuat ya?" Dan sudah- aku rindu kamu Naim Firdaus [2018]

More details
WpActionLinkContent Guidelines