psychopath[Selesai]

psychopath[Selesai]

  • WpView
    Reads 8,486
  • WpVote
    Votes 1,032
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 27, 2020
Ken Putra Wijawa cowok kaya dan tampan emm bahkan super tampan,coll ,angkuh dan tatapan elang warna biru pada bola matanya menambah ketampanan diwajahnya,ditambah hidung mancung dan rahang yg tirus membuat para kaum hawa ingin menerkam habis. Belvina Andrauf Gadis super cantik,polos,sedikit membangkang,sedikit keras kepala,baik dan sangat ramah. Jiwa iblis Ken akan muncul saat seseorang mengusik hidupnya.Kehadiran Belvina dalam hidupnya benar benar membuat Ken muak,ingin sekali Ken menghabisi gadis itu. "gadis sialan,beraninya kau membentakku ha,?" "apa salahku,jika aku hanya membela diriku ,?" "aku akan memberi hukuman untukmu,"senyum devil menghiasi wajah Ken "apa yang kau lakukan dengan benda itu ?," seketika tangis Belvina pecah saat melihat Ken mengeluarkan benda runcing berbentuk pisau lipat dari saku kemejanya,sdketika ketawa devil menghiasi ruangan itu. "tidak aku tidak perlu iba,tujuanku hanya membuatnya menderita di tangan ku,kenapa saat melihat dia menangis terasa sesak dan nyeri pada dadaku,eemmm entah rasa apa itu iba apa cinta ?
All Rights Reserved
#764
posesive
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Be Yours
  • Aku adalah adik tiri protagonis pria
  • posesif boy
  • ELLARD OCEAN[END]
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • A T L A N T I S : JENDRA
  • ARGA [REVISI]
  • Bad Psychopath Boyfriend
  • MY AURORA {TAMAT}
  • Silent Obsession
Be Yours

"kenapa si vin? Kamu jahat banget! Aku salah apa? Gak ada cowok lain yang bersikap begitu kepacarnya sendiri!" ucap Risa yang lebih terdengar seperti isakan, karna pipinya sudah banjir dengan air mata. Risa menyeka air matanya lalu ia tertunduk mengingat sekilas bagaimana Ervin waktu itu menembaknya. "pa-padahal du-dulu kamu, yang ajak aku pacaran duluan!" Ervin hanya memandangnya tanpa minat, lalu melipat tangannya didadanya. "gak semua cowok yang ngajak pacaran itu bermaksud baik. Terutama gue!" ujar Ervin Risa langsung mengangkat wajahnya, menatap Ervin dengan bingung. "maksud kamu?" tanyanya tak mengerti. Ervin tersenyum miring, lalu ia mencondongkan tubuhnya kewajah Risa. "maksud gue..." ucapnya terpenggal lalu ia mengelus pipi Risa, membuat tubuh Risa menegang. Lalu Ervin mendekatkan bibirnya ketelinga Risa dan melanjutkan ucapannya. "gue pacaran sama lo, karena gue benci sama lo dan gue mau liat lo menderita!" Bagaikan kehilangan inhaler saat Risa sedang sekarat, begitu lah kondisinya sekarang sekujur tubuhnya membeku dan tak dapat digerakkan saat mendengarkan ucapan yang baru saja masuk kedalam telinganya. Ervin menegakan badannya dan melihat ekspresi Risa yang membatu dengan raut wajah terkejut, Ervin langsung pergi meninggalkan Risa sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines