We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Untukmu
  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 2, 2020
WpInfo
Poetry
Bagaimana kita pada akhirnya sampai disini, dititik mana segala hal mampu Membuat kita kembali menatap, melebarkan senyuman, bahkan mengingat kesedihan yang pada akhirnya kita tetawakan, lalu berpikir bodohnya kita saat segala hal berusaha kita upayakan. ~ems,-"
All Rights Reserved
#63
lara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diantara Luka dan Pulih
  • Not Mine (Ending)
  • On The Eye Down The Heart
  • ROMANSA KATA
  • Kehidupan Yang Saya Lihat (END)
  • Rakabumi
  • RUMPANG RAMPUNG
  • Let The Wounds Fade ( TAHAP REVISI)
  • Dibalik Layar
  • AFL[1] -UNVOICED [completed]

di mata orang lain, isabella tampak sempurna. cantik, pintar, anak kepala sekolah pula. tapi tak ada yang tahu, rumah bukan tempat pulang baginya- melainkan sumber luka yang terus membekas. dia belajar diam. belajar kuat. hingga ia terbiasa menyembunyikan air mata di balik tatapan kosongnya. dan saat ia hampir kehilangan arah, datanglah raka, cowok tengil yang awalnya cuma iseng. tapi justru dia yang pelan-pelan jadi tempat pulang teraman. ini bukan kisah cinta biasa. ini tentang luka, kehilangan, dan seseorang yang akhirnya memilih untuk bertahan... meski semesta terus mencoba menjatuhkannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines