We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Temaram

Temaram

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 30, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Hening, Suaranya terdengar nyaring. Teriakan putus asa terdengar mengangkasa. Raganya lemah, langkahnya hilang arah. Wajahnya sayu, pakaiannya berantakan, jilbabnya sudah tak karuan. Bahkan kakinya pun sudah tak beralas. Ia tampak rapuh, tak seperti biasanya. Hujan lebat tak dihiraukan. Kakinya terus melangkah tanpa arah dan tujuan yang pasti. Ia sedang kecewa nampaknya. Malam semakin larut, hujan sudah berhenti sejak tadi. Menyisakan aroma petrichor yang kuat di tanah tanah lembab. Udara malam terasa segar sekaligus menyeramkan saat ini. Langkah gadis itu belum juga berhenti. Ia tiba di tepian jalan raya yang masih tampak ramai meskipun sudah hampir tengah malam. Ia berhenti di sebuah halte yang sepi, kebetulan ada seorang gadis seumurannya yang juga duduk disana, seperti sedang menunggu seseorang. ☆☆☆ Hallo, sebenarnya ini tulisan keduaku di wattpad cuma yang pertama sudah kuhapus. Jadi, ini yang pertama. Ini pertama kalinya aku nulis cerita yang beneran niat, jadi, mari bekerjasama. Salam kenal, pembacaku. . . . 27 Agustus 2020, Adaire
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Anugrah Azizah
  • Retislaya || 𝐇𝐞𝐧𝐝𝐞𝐫𝐲 𝐖𝐚𝐲𝐕
  • My Psycopath Man (Sudah Terbit)
  • Alur Hidup
  • 𝙺𝙴𝚃𝚄𝙰✔
  • ℙ𝕖𝕣𝕛𝕠𝕕𝕠𝕙𝕒𝕟 𝕎𝕚𝕥𝕙 𝔼𝕟𝕖𝕞𝕪 (End)✔
  • Suamiku Bad Boy ✔ [SELESAI]
  • WAVER [Completed]
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • RENO

❤❤ Ini hanya kisah klasik. Kisah perjodohan yang diatur kedua orangtua. Dengan berbagai alasan. Mulai dari ingin menyambung silaturahmi. Ingin memberikan jodoh yang terbaik untuk anaknya. Dan yang paling nusuk di hati adalah, disuruh cari jodoh sendiri gak bisa Anugrah dosen muda yang lari dari masa lalu. Yang telah membuat hatinya hancur seperti debu. Lari dengan surat wasiat ke kota Medan. Yang katanya jodohnya berada di sana. Apakah perjodohan ini akan berakhir di pelaminan atau di tengah jalan? ●»●» Lebih baik pergi bukan? Daripada bertahan, yang membuat hati yang rapuh lalu menjadi abu. Pergi bukan berarti lari. Namun, menjaga hati sendiri itu terkadang perlu. Agar hati yang rapuh ini tidak merasakan rasa pilu selalu. Setelah kepergianku, tanpa membawa rasa di masa lalu. Lalu mencari dan menemukan 'kau' yang katanya tercipta untukku? -Anugrah Prasetyo- 🌱🌱 WALAU CERITANYA SUDAH TAMAT, JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😁😁

More details
WpActionLinkContent Guidelines