CANTIK (Hyunsuk x Ryujin)

CANTIK (Hyunsuk x Ryujin)

  • WpView
    Reads 9,248
  • WpVote
    Votes 1,790
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 14, 2021
"Dan Bandung bagiku bukan cuma masalah geografis, lebih jauh dari itu melibatkan perasaan, yang bersamaku ketika sunyi." - Pidi Baiq Hari itu aku melihatnya lagi. Si Cantik dengan senyum dan tawa yang sama, seperti si Cantik yang selama dua belas tahun kukenal. Tawanya bagai candu yang akan selalu kurindukan. Menemani tiap detik kesepianku yang tak kunjung sirna. Cantik, seperti kata sang pujangga terkenal, Kota Bandung bukan sekedar masalah geografis. Tapi lebih jauh dari itu, melibatkan perasaan, yang bersamaku ketika sunyi. Dan di sanalah, aku bertemu si Cantik-ku. () CANTIK Sebuah fiksi penggemar oleh edenelatte Dipublikasikan pada Minggu, 30 Agustus 2020
All Rights Reserved
#825
hyunsuk
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind After
  • My Stupid, Park Chanyeol!
  • Don't Be Good To Me
  • Story Of Pangeran (End) | 🌐 Perwira Series
  • Strawberry
  • Mine (Complicated Love) | Seulyong [Completed]
  • Bandungku Kini Berbeda [LEE HAECHAN]
  • 30 Days to Say I Love You [BangChan] ✔️
  • Kamu dan Bandung

Kita semu, dan aku mungkin hanya cerita tidak menyenangkan lainnya dari cinta pertamamu yang kelabu. Kita tiada, seperti suara riuh dari hujan yang sia-sia. -- [Beberapa part sengaja di-unpublish sementara karena proses revisi] Setelah kemarin, aku memutuskan menuliskanmu dalam cerita, sebagai bentuk penerimaan terbesarku usai kehilangan. Sebelum sampai Bandung pun, aku tahu aku hanya bersembunyi dibalik kata 'setelah' dan kita yang selesai. Sementara kamu tidak pernah hilang. Meski aku sudah tahu, rasanya kau seperti waktu, sementara aku hanya pergantian dari hujanmu yang usai--pun kemaraumu yang selesai. Aku masih bersikeras melupakan, El, mengisi hujan yang terlalu riuh dan pergantian musim yang terlalu lengang. Bandung sudah mengirimkan banyak orang-orang baru, memberitahu jika tanpa hadirmu pun, aku bisa melalui semuanya. Namun tetap saja, hatiku batu. Seluruh penuh dan kosong hanya meyakinkanku soal kamu. Sementara bagimu, aku tidak pernah punya ruang, bukan? Aku hanya kosong yang senang ketika kauminta menggenapkanmu paksa, memulihkanmu dari bekas luka dan cerita lama. Sudah hampir setengah dasawarsa, dan aku memutuskan menuliskanmu dalam cerita, menulis seluruh riuh hujan yang gembira dan cerita tentang perempuan kaku yang pandai berpura-pura. Terima kasih, El. Kau tetap manusia meneduhkan dan sungguh berharga bahkan setelah Bandung berhasil mengubah sebagian besar dari bagaimana aku melihat dunia. [COMPLETED]

More details
WpActionLinkContent Guidelines