Only You

Only You

  • WpView
    Reads 181,899
  • WpVote
    Votes 7,324
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadComplete Tue, Dec 15, 2020
Pertemuan awal Nathan dan Queen, Nathan hanya mengangap Queen tidak lebih dari sebuah taruhan. Tapi bagaimana jika yang awalnya hanyalah sebuah taruhan berubah menjadi cinta. Masa lalu yang kelam yang dialami Nathan, membuat dia sudah tidak mempercayai yang namanya cinta, semua perempuan menurutnya hanya pantas dijadikan permainan semata. Tapi semuanya terasa berbeda saat dia mendekati Queen, perempuan yang awalnya hanya akan dia jadikan taruhan saja, ternyata Queen bisa mencairkan hatinya yang dulu membeku. Tapi bagaimana jika semua terbongkar, dan Queen mengetahui niat awal Nathan sebenarnya, akankah hubungan Nathan dan Queen bertahan?? "Aku bisa jelasin Queen, ini nggak seperti ya-" Ucap Nathan terpotong Queen menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah mengalir di kedua matanya "Kakak bohong sama Queen, kakak bilang kakak nggak akan bohong lagi.. Queen b-benci sama kakak.." Kata Queen sambil menatap Nathan dengan tatapan kecewanya "Nggak, nggak kamu nggak boleh ngomong gitu, NGGAK!! maafin aku, aku nggak bermaksud kayak gitu, please kasih aku satu kesempatan, dengerin penjelasan aku, sayang" kata Nathan dengan tatapan sendunya "Kenapa harus Queen?, kenapa harus Queen yang kakak jadiin taruhan, Queen pernah buat salah sama kakak.. iya? kalau emang kakak cuma anggap sedari awal Queen cuma bahan taruhan kalian, kenapa kakak perlakuin Queen seakan-akan Queen spesial, istimewa.. kenapa?" tanya Queen lirih Nathan memeluk Queen dengan erat "Maafin aku, maafin aku, kamu emang spesial buat aku.. kamu istimewa, maafin aku, aku sayang banget sama kamu" bisik Nathan lirih
All Rights Reserved
#33
pemaksa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Brothers
  • The Real Brengsek Boy (END)
  • Say My Name
  • NATHAN
  • THE BASTARD UNIVERSE [SKYLAR]✔️
  • Should I Marry My Best Friend?
  • Maina & Maxim
  • Hello Jodoh!!! [SELESAI]
  • TAFIA'S TEARS
  • Arsyilazka
Brothers

"Kay! Pikirin lagi deh ide gila lo ini! Masa gue sama Ray harus pake seragam begituan. Lo sih enak masih pakai seragam Ray. Gue dan Ray gimana?" Aku dan kedua saudara kembarku sedang berdiskusi di kamarku. Ini pernah dilakukan seminggu yang lalu saat Kay mengatakan ide gilanya kepadaku dan Ray. "Gak bisa Fay! Kan udah kesepakatan." Kay itu keras kepala. Mungkin karena merasa lahir lebih dulu, jadi dia selalu ingin menang sendiri. "Tapi kan lo bisa tukeran sama Ray tanpa harus melibatkan gue Kay!" aku protes sedangkan Ray diam saja. Dia benar-benar lamban. Sampai-sampai perempuan yang mendekatinya saja dia tidak menyadarinya. Itu karena kelambanan otak berpikirnya. "Gak bisa Fay sayoong! Ray itu gak bisa basket. Dia itu atlet renang. Jadi selama dia sekolah di tempat gue nanti, dia bakalan kalah terus kalau tanding sama yang lain. Bisa-bisa reputasi gue hancur gara-gara permainan basketnya yang parah." Aku tahu Ray memang tidak suka berlari, karena itu dia tidak suka bermain basket denganku dan Kay. Kalau kita bertiga sedang bermain bersama, Ray lebih memilih menonton aku dan Kay yang sibuk mencuri bola drible. "Lagipula kesepakatan terakhir itu mutlak setelah kita mengundinya. Jadi ini gak bisa diganggu gugat lagi. Besok kita mulai penyamaran. Gue jadi Ray, lo Fay jadi gue, dan Ray jadi lo Fay." Kay sudah memulai sikap otoriternya. Kalau sudah begini, aku dan Ray hanya bisa pasrah. Semoga Ayah dan Bunda tidak menyadarinya. Ayah mungkin tidak akan menyadarinya tapi Bunda sepertinya harus diwaspadai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines