Pertemuan awal Nathan dan Queen, Nathan hanya mengangap Queen tidak lebih dari sebuah taruhan. Tapi bagaimana jika yang awalnya hanyalah sebuah taruhan berubah menjadi cinta.
Masa lalu yang kelam yang dialami Nathan, membuat dia sudah tidak mempercayai yang namanya cinta, semua perempuan menurutnya hanya pantas dijadikan permainan semata.
Tapi semuanya terasa berbeda saat dia mendekati Queen, perempuan yang awalnya hanya akan dia jadikan taruhan saja, ternyata Queen bisa mencairkan hatinya yang dulu membeku.
Tapi bagaimana jika semua terbongkar, dan Queen mengetahui niat awal Nathan sebenarnya, akankah hubungan Nathan dan Queen bertahan??
"Aku bisa jelasin Queen, ini nggak seperti ya-" Ucap Nathan terpotong
Queen menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah mengalir di kedua matanya "Kakak bohong sama Queen, kakak bilang kakak nggak akan bohong lagi.. Queen b-benci sama kakak.." Kata Queen sambil menatap Nathan dengan tatapan kecewanya
"Nggak, nggak kamu nggak boleh ngomong gitu, NGGAK!! maafin aku, aku nggak bermaksud kayak gitu, please kasih aku satu kesempatan, dengerin penjelasan aku, sayang" kata Nathan dengan tatapan sendunya
"Kenapa harus Queen?, kenapa harus Queen yang kakak jadiin taruhan, Queen pernah buat salah sama kakak.. iya? kalau emang kakak cuma anggap sedari awal Queen cuma bahan taruhan kalian, kenapa kakak perlakuin Queen seakan-akan Queen spesial, istimewa.. kenapa?" tanya Queen lirih
Nathan memeluk Queen dengan erat "Maafin aku, maafin aku, kamu emang spesial buat aku.. kamu istimewa, maafin aku, aku sayang banget sama kamu" bisik Nathan lirih
Tafia tumbuh di tengah keluarga yang tak pernah benar-benar menginginkannya. Hari-harinya dipenuhi rasa serba salah, terlebih karena ia harus berbagi kelas dengan saudara tiri yang tak henti-hentinya membully dirinya.
Namun, kehidupan sekolahnya menjadi semakin rumit ketika tiga cowok badboy terkenal-Raffa, Def, dan Gavin-membuat taruhan gila: siapa pun yang berhasil membuat Tafia jatuh cinta akan dinobatkan sebagai pemenang, sementara dua lainnya harus menerima hukuman menjadi babu hingga lulus SMA.
Dalam pusaran drama, konflik, dan perhatian tiga cowok tampan sekaligus, Tafia mulai merasakan sesuatu yang baru. Tapi, apakah taruhan ini akan membawa kebahagiaan yang selama ini ia cari? Atau justru membuka luka yang lebih dalam? Dan di antara ketiganya, siapakah yang mampu benar-benar menaklukkan hati Tafia?