Epiphany
  • WpView
    Reads 313
  • WpVote
    Votes 144
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 23, 2022
[FOLLOW DULU SEBELUM BACA] Tentang aku, dia dan takdir Aku sudah menyukaimu sejak awal kita bertemu, dan aku yakin perasaan ini tidak salah - Freya Aryana Liat gue Frey! Perasaan gue murni tulus mencintai lo! Apakah emang pada dasarnya semua cewe lebih mencintai orang yang menyakitinya dibandingkan membuatnya nyaman hah? - Arthava Danendra Perasaanmu jelas salah, itu bukan perasaan tulus melainkan perasaan bersalah. Sudahi saja sejak awal kita memang bukan ditakdirkan bersama - Rion Gavindra Jika memang karma itu ada? Apakah ini hukuman pada seorang pendosa dikehidupan sebelumnya. Tapi dikehidupan mana aku berdosa? Rank #11 Dimensi #24 Yunani #11 Days #16 Days #58 Kisses #36 Timeloop #8 Days
All Rights Reserved
#4
kisses
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku, Kamu, dan Waktu. [END]
  • Cerita Tentang Zeeya
  • My Sunshine
  • ANGKASA [Sequel Sekasa] (COMPLETED)
  • "𝙲𝚕𝚊𝚜𝚜𝚒𝚌 𝚃𝚎𝚎𝚗𝚜"
  • Diam Tak Bisu (END)
  • ANASTASIA [COMPLETED]
  • The Rejected (TELAH TERBIT)
  • YOU
  • Cahaya Cintamu ( TAMAT )

Akisya Kirana Maharani tidak pernah menyangka bahwa kedekatannya dengan Mahaprana Hisyam-siswa populer dan pendiam di sekolah-akan menjadi awal dari perjalanan emosional yang mengubah cara pandangnya tentang cinta, waktu, dan kehilangan. Mereka tumbuh dalam cerita yang hangat: belajar saling memahami, berbagi impian, dan menepis perbedaan. Akisya percaya bahwa cinta bisa melampaui waktu, sementara Hisyam menyimpan pandangan realistis bahwa tidak semua hal bisa dipertahankan selamanya. Namun, kehidupan punya caranya sendiri untuk menguji. Perbedaan prinsip, jarak emosional, dan keadaan tak terduga membuat mereka harus memilih: memperjuangkan hubungan yang perlahan pudar atau melepaskan demi luka yang lebih sedikit. Ketika waktu tak memberi kesempatan kedua, mampukah kata-kata yang pernah diucapkan menjadi pengikat terakhir mereka? ."Aku harap, kita bisa bertemu kamu di kehidupan selanjutnya dengan versi yang lebih baik dari kita masing-masing." - Hisyam. ⚠️WARNING⚠️ Semua unsur cerita ini murni dari pemikiran author. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan jalan cerita. semuanya itu hanya kebetulan tanpa unsur sengaja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines