Epiphany
  • WpView
    Reads 312
  • WpVote
    Votes 144
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 23, 2022
[FOLLOW DULU SEBELUM BACA] Tentang aku, dia dan takdir Aku sudah menyukaimu sejak awal kita bertemu, dan aku yakin perasaan ini tidak salah - Freya Aryana Liat gue Frey! Perasaan gue murni tulus mencintai lo! Apakah emang pada dasarnya semua cewe lebih mencintai orang yang menyakitinya dibandingkan membuatnya nyaman hah? - Arthava Danendra Perasaanmu jelas salah, itu bukan perasaan tulus melainkan perasaan bersalah. Sudahi saja sejak awal kita memang bukan ditakdirkan bersama - Rion Gavindra Jika memang karma itu ada? Apakah ini hukuman pada seorang pendosa dikehidupan sebelumnya. Tapi dikehidupan mana aku berdosa? Rank #11 Dimensi #24 Yunani #11 Days #16 Days #58 Kisses #36 Timeloop #8 Days
All Rights Reserved
#27
days
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • My Cold Ketos
  • ANASTASIA [COMPLETED]
  • Married With Ketua OSIS [COMPLETED]
  • ARGARA: Cold Husband [ REVISI ]
  • Aku, Kamu, dan Waktu. [END]
  • Cahaya Cintamu ( TAMAT )
  • Zahra & Rakha
  • My Cold Prince (END)
  • The Rejected (TELAH TERBIT)

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines