Story cover for Waiting For... by thesolegalaxy
Waiting For...
  • WpView
    Membaca 49
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 4
  • WpView
    Membaca 49
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 4
Bersambung, Awal publikasi Agt 30, 2020
"Sudah biasa nunggu," itulah 'candaan' yang sering dikatakan orang-orang apabila harus menunggu. Namun, apakah setiap orang sadar apa yang harus mereka tunggu dan sampai kapan mereka menunggu?

Cerita ini adalah cerita tentang penantian panjang dari perempuan yang bernama Laudia Kei. Perempuan yang sedang menunggu. Pertanyaan yang sama terus berada dibenak Kei, apa yang ia tunggu dan sampai kapan ia harus menunggu?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Waiting For... ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#42bomin
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
You're Here, But Not For Me oleh MyMiela
8 bab Bersambung
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Waiting [COMPLETE] cover
Jauh. Esok Nanti atau Selamanya cover
SELESAI (Say Goodbye) cover
Sampai Aku Lupa Menunggu [END] cover
Erlangga cover
Waktu cover
You're Here, But Not For Me cover
Waiting For You cover
Rindu Dalam Diam cover
Senja Dan Jingga cover

Waiting [COMPLETE]

15 bab Lengkap

DONT COPY MY STORY:)) SEBAGIAN PART SUDAH DIPRIVATE HARAP FOLLOW AUTHOR TERLEBIH DAHULU Menunggu adalah hal yang tak enak Apalagi menunggu seseorang yang telah berjanji akan kembali Itu semua butuh proses menunggu itu membuatku sadar bahwa selama ini yang kutunggu sudah ada didepan mata ku sendiri dan pada akhirnya dia mengecewakanku "Menunggu itu tidak lelah hanya saja membosankan, tapi yakinlah menunggu itu selalu membuahkan hasil yang baik" -Rrrrein-