STONE COLD (summer) / ON GOING

STONE COLD (summer) / ON GOING

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 30, 2020
Sebuah cerita singkat tentang dua manusia yang berada didunia rasa yang tak asing. Namun sayangnya Raon salah satu dari manusia itu tidak memiliki rasa itu dikarenakan trauma yang menghuni hati dan pikiranya hingga ia sudah tidak bisa terbebas dan merasa nyaman akan hal itu. "Aku mencintaimu" "Begitukah?..." "Ya, aku mencintaimu" "Terimah kasih Yohan, tapi aku berbeda..." "Maka aku akan semakin mencintaimu" "Cintailah dirimu sendiri" "Dan aku sudah melakukannya Raon, maka giliranmu" SHORT STORY
All Rights Reserved
#102
cintasepihak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • what if? (END)
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • Second Chances (COMPLETED)
  • After Best Friend | Hwanshi ✔
  • Mas [completed]
  • DAISY
  • Kapan Kau Kembali?
  • Skul Luv Affair; Bukan Fanfiction / END

Ini hanya potongan-potongan kisah mengenai perjalanan mereka yang tengah berjuang untuk ikhlas merelakan dan berdamai dengan diri. Tentang mereka yang tidak punya pilihan selain mengalah kepada semesta yang semena-mena memaksa untuk menelan pahitnya takdir. Satu dari mereka harus merelakan cintanya tak sampai Satu dari mereka harus memiliki bahu sekuat baja untuk menopang rapuhnya keluarga Satu dari mereka harus sanggup melepaskan warna-warni yang disajikan dunia Satu dari mereka harus kuat ketika Tuhan mengambil paksa sesuatu yang dititipkan kepadanya Dan satu dari mereka harus bisa memaafkan dirinya sendiri karena tak mampu berjuang sedikit lebih lama lagi Semua punya retak di hati namun satu sama lain saling mengobati. Menyambung yang patah, menambal yang berlubang dan menyokong yang hampir rubuh. Mereka tidak saudara sedarah, namun jahatnya permainan semesta membuat mereka tak pernah lelah untuk saling merangkul. "what if?" Mereka tak pernah menyerah sebab 'bagaimana jika' semua berakhir bahagia?

More details
WpActionLinkContent Guidelines