Lewat Surat

Lewat Surat

  • WpView
    přečtení 9
  • WpVote
    Hlasy 0
  • WpPart
    Části 5
WpMetadataReadRozepsáno
WpMetadataNoticeNaposledy publikováno čtv, říj 15, 2020
Hanya akan berisi surat-surat yang aku tulis saat rasa tak lagi sanggup terucap. Tentang perpisahan, juga harapan. Tentang teman, seseorang, atau bahkan mereka yang jauh dari jangkauan. Tentang siapa saja dan banyak hal yang ingin aku katakan. Surat yang tak akan mereka baca, juga surat yang akan ku biarkan tenggelam di wattpad berbulan-bulan. Jika kau miliki waktu sisa, baca saja. Siapa tahu ada rasa yang gagal ku katakan padamu dahulu kala.
Všechna práva vyhrazena
Připoj se k největší komunitě vypravěčůZískej personalizovaná doporučení příběhů, ukládej si oblíbené do své knihovny a komentováním i hlasováním buduj komunitu.
Ilustrace

Taky se ti může líbit

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • ABOUT GASTALA
  • Kamu, Aku dan Dia
  • kau bukan rumah
  • You are in my past and my future [END]
  • Cerita Rein (SUDAH TERBIT)
  • Halalkan atau Tinggalkan (perjalanan hijrah)
  • Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

Více informací
WpActionLinkPokyny k obsahu