Miracles in December

Miracles in December

  • WpView
    LETTURE 753
  • WpVote
    Voti 96
  • WpPart
    Parti 16
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, feb 22, 2021
Manusia dilahirkan dalam keadaan dan kondisi yang berbeda. Bulan, menderita bisu dari ia kecil, dibuang orang tuanya di bawah pohon rindang, ditemani angin dan bau rerumputan. Hingga suatu saat ia bertemu dengan Bintang. Ya, cowok berparas tampan yang menjadi temannya sejak kecil. Memulai hidup dibawah kata sederhana bagi anak seusia mereka. Hingga suatu saat takdir telah berubah. Bulan yang hidup dengan depresi dan tekanan batin, mengatasi berbagai permasalahan hidup yang menurutnya tidak pernah adil. Semua membencinya, menjauhinya. Hingga ia merasa sudah tidak ada gunanya. Hingga suatu saat ia berpisah dengan Bintang, membuat kehidupan Bulan kembali merasa terasingkan. "Bagaimana aku bisa dilahirkan dari orang tua yang bahkan tidak pernah menginginkanku? Bahkan bumi saja menolakku." 'Miracles in December' Karya ini murni pemikiran author. Kesamaan nama tokoh karena unsur ketidak sengajaan.
Tutti i diritti riservati
#17
december
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • BULAN (END)
  • AKSAFA (End)
  • Semesta Bersabda // [SUDAH TERBIT]
  • STELLA (On Going)
  • WUNDE ( Selesai )
  • BULAN [Selesai]
  • FILTER
  • Polaris Cinta Kehidupan (Lengkap)
  • REZANGGA [SUDAH TERBIT]
  • BULAN [END]

Bulan sosok yang terlahir dengan sejuta kasih sayang, namun pada ahkirnya ia kehilangan sejuta kasih sayang tersebut. Takdir mempermainkan dirinya dengan baik, menyisakan kesedihan di dalam kehidupannya. Menyisakan goresan-goresan yang tidak ia ketahui kapan goresan tersebut akan menghilang, hingga ahkirnya membawa pemeran lain ke dalam kisahnya. Seorang pria yang terlihat dingin_Max. Keduanya hidup dalam permainan takdir yang sama, membawa keduanya kedalam hubungan yang sangat sulit untuk dipahami. Mengharuskan keduanya menjalani takdir agar mendapatkan ahkir dalam cerita keduanya, namun siapa sangka jika takdir akan kembali mempermainkan keduanya dengan tamparan yang lebih kuat lagi. Membuat semuanya kembali terluka dengan alasan yang sama. Takdir kembali berulah,,, "Mama menjebak aku?" Tanya Bulan dengan raut wajah yang tidak bisa di katakan lembut, raut wajahnya penuh dengan marah. "Sayang dengarkan Mama, Mama akan menjelaskan semuanya." Bujuk wanita paru baya_Vivi yang mencoba memegang tangan menantunya. "Jangan sentuh aku." Teriak Bulan sambil menangkis tangan mertuanya. "Jaga tingkah kamu. Dia Mamaku!" Teriakan pria itu begitu lantang dan hanya di tanggapi senyum kecewa oleh Bulan. "Kamu sama saja Max, aku sangat membenci kalian." Ucap Bulan dengan mata yang memancarkan masih memancarkan kekecewaan, tapi percayalah rasa kecewa yang ia rasakan kini lebih besar dari dari pada rasa amarahnya. . . . . Bulan & Max Selesai Revisi Jumat 13 November 2020

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti