VIMARAN

VIMARAN

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 30, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
| REVISI SETELAH CERITA END | Biarkan aku melepas rindu. Berbisik padanya bahwa aku merindukan suasana yang dulu. Mulai dari mengenal sampai kau yang memilih pergi meninggalkan ku. Wahai pemikat hatiku. Percayalah, aku disini selalu menunggumu. Cerita ini tidak di perkenankan dibaca oleh orang-orang yang mudah menangis. Sekian terimakasih. 𝗞𝗶𝘀𝗮𝗵 𝗰𝗶𝗻𝘁𝗮 𝗩𝗶𝗼𝗹𝗮 𝗥𝗮𝘀𝘆𝗮. By: @fiinrll3 Cover by: pinterest
All Rights Reserved
#939
badboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • Hai Cherry! [Hiatus]
  • Love is a Dream [END]
  • Pe(luka)n ✔ [NEW]
  • ALTHAZAIN
  • Heartless
  • Trouble Corazón (END)
  • RAESHA (Revisi)

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines