Story cover for Hold You (ZeeSaint)  by Deepwinkpro
Hold You (ZeeSaint)
  • WpView
    Reads 4,626
  • WpVote
    Votes 368
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 4,626
  • WpVote
    Votes 368
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Aug 31, 2020
Hidup menjadi seorang artis bukan perkara yang mudah, walaupun dirimu dalam keadaan terburuk sekalipun senyuman dan kebahagiaan harus tetap kau tularkan pada orang-orang yang menyukaimu maupun yang membencimu, tak boleh ada yang tau luka yang sedang kau rasakan, meskipun rasanya kau ingin menghilang dari muka bumi ini namun kenyataannya semua tak semudah yang dibayangkan dan akhirnya obat penenang selalu menjadi pegangan utama seorang saint suppapong udomkaewkanjana.

Hidup menjadi seorang psikolog muda dengan perilaku yang absurd adalah tantangan tersendiri bagi seorang zee pruk panich, zee yang memang sudah belajar tentang psikologi dari SMA sampai mengambil kuliah Magister Psikologi Profesi hingga sampai saat ini dirinya harus bergelut dengan profesi yang ternyata sedikit tidak sesuai dengan perilakunya, hidupnya hanya dihabiskan dengan menyelesaikan permasalahan orang lain dan menjadi pembimbing kehidupan orang lain, padahal jika boleh jujur pada yang lain, zee merasa hidupnya jauh lebih membutuhkan bimbingan dari orang lain.

ZeeSaint
All Rights Reserved
Sign up to add Hold You (ZeeSaint) to your library and receive updates
or
#1saintsup
Content Guidelines
You may also like
Alison Zhou And The Beauty Easter | Series 2 Alison Zhou | END by LaiXiaomi
60 parts Complete
Cerita ini adalah series ke-2 Alison Zhou. Ada baiknya kalian membaca series 1 dulu, supaya kalian lebih mengerti jalan ceritanya. Masih mengenai kehidupan keluarga Alison Zhou dan segala kekayaannya. Juga tentang sebuah sekolah elite yang berisikan para siswa terbaik dan juga segala permasalahan hidup mereka. ●●● "Kenapa selalu ada telur di hari Paskah?" "Peristiwa terpenting di hari Paskah bukan kemantian-Nya, tapi kebangkitan-Nya." "Maksudnya?" "Dari telur Paskah, kita belajar tentang kehidupan." "Kehidupan seperti apa?" "Kehidupan kita ini ibarat sebuah telur. Jika dipecahkan dari luar, satu kehidupan akan mati. Tapi jika dipecahkan dari dalam, satu kehidupan baru akan lahir. Jadi, jangan sampai kekuatan dari luar menghancurkan kita. Tapi biarkan kekuatan dari dalam hati kita menghancurkan segala tembok penghalang, agar kita bisa lahir kembali menjadi pribadi yang lebih baik." ●●● "Ada dua penyebab orang sekolah. Yang pertama karena kewajiban dan yang kedua karena kebutuhan. Kebutuhan itu juga ada dua, kebutuhan akan ilmu dan kebutuhan akan nilai." ●●● "Benar ternyata. Memang lebih baik gue gila karena belajar, daripada gue harus gila karena dengerin omongan kalian!" ●●● "Pintar nggak berarti harus peringkat 1 di sekolah, lo cuma perlu tahu gimana cara berpikir yang benar, biar lo nggak gampang dibodohin orang-orang!" ●●● (WARNING⚠️ : Mental illnes, self-harm, hard word, violence.)
You may also like
Slide 1 of 9
Truth or Dare (ZeeSaint) - END  cover
you sure? ||ZEESAINT|| END cover
Because I Love You cover
zaintsee: youth - finished cover
Alison Zhou And The Beauty Easter | Series 2 Alison Zhou | END cover
Star Dan Mr.Moon| Diam Yang Lebih Keras Dari Berbicara  cover
Syafaat Cinta (Heal You Love You) cover
COASS COOPERATE 5.0 (The Final) cover
Suck It and See (Complete) cover

Truth or Dare (ZeeSaint) - END

13 parts Complete

Setiap orang memiliki rahasianya sendiri. Termasuk aku. Aku Thunwa, aku memiliki dua orang sahabat. Min, gadis cantik yang suka membaca buku serta bisa memainkan berbagai macam alat musik. Dan Tan, laki-laki yang tampan juga pandai bermain basket. Kita lulus dari Sekolah Menengah Atas yang sama, bahkan kita masuk universitas dan fakultas yang sama. Aku menyukai sahabatku sendiri. Itu rahasiaku. Aku kira kami akan berpisah saat memasuki kehidupan di universitas, siapa sangka kami masih tetap bersama? Sangat membuatku tidak nyaman. Apa yang harus kulakukan? Jika kukatakan, mungkin persahabatan kami akan hancur. Jika itu kamu, akankah kamu menyatakannya? Mungkin, ini saatnya untuk berbicara. Ayo Thunwa, kamu pasti bisa.