We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kata Kunci

Kata Kunci

  • WpView
    Reads 189
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 2, 2020
WpInfo
Poetry
Tak perlu panjang. Tak perlu disusun beribu kata. Tak perlu juga dirangkai oleh diksi berbelit makna. Terkadang, aku ingin sederhananya. Aku mengerti yang kau pinta. Kau memahami yang aku rasa. Namun, terkadang juga, aku ingin untuk menyembunyikannya. Di balik tabir, tersimpan beribu arti yang perlu kau terlusuri. Inilah suara kalbuku. Ada cinta, ada duka, ada kasih, ada luka, egoku, rasa syukurku. Tak perlu panjang, namun kau puas terpukau.
All Rights Reserved
#438
jatuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • Aksara Tak Bertuan
  • KIDUNG CINTA AKU & DIRIMU
  • lagu untuk matahari
  • My Poems!
  • The Devil Possession ✔ [SUDAH TERBIT]
  • I love You Om (END)

Aruna lahir di tengah keluarga yang penuh luka, di mana cinta terasa seperti kewajiban, dan rumah menjadi tempat paling sunyi untuk menangis. Dari ayah yang keras, diamnya ibu, bayang-bayang kakak sampai kehilangan yang tak sempat dimengerti... Aruna tumbuh dalam ketakutan, menyimpan trauma dalam diam, dan menyulam harapan lewat kata. Tapi hidup tak selamanya gelap. Dalam sunyi yang ia akrabi, perlahan tumbuh keberanian. Dari menulis puisi di kamar sempitnya, bertemu dengan seorang psikolog yang mendengar tanpa menghakimi, hingga akhirnya menemukan tempat baru untuk bernapas: tulisan. Ini bukan kisah tentang perempuan yang ingin diselamatkan, tapi tentang perempuan yang menyelamatkan dirinya sendiri. Karena luka tak harus hilang untuk bisa tumbuh. Kadang, luka justru menjadi akar dari kekuatan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines