TENTANG KAMU

TENTANG KAMU

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 2, 2020
"Ra lo kenapa sih akhir-akhir ini sensitif banget, gak ada habisnya marah- marah terus." Ujar Aiko menatap Ara dengan malas, ia lelah dengan sikapnya yang temperamen yang dimiliki Ara. Entah apa masalahnya Ara selalu marah dengan hal kecil yang seharusnya tidak dipermasalahkan lagi. "Diem gak lo," sergah Ara dengan nada tinggi, ia kembali menatap Aiko dengan tajam sehingga membuatnya nyali Aiko hilang dan tersenyum kecut, seakan memohon ampun pada Ara. "Eh mata lo tajem banget, takut gua." Canda Aiko tersenyum, ia berusaha merubah suasana menjadi normal kembali. "Ra, gua minta maaf kalo lo tersinggung tapi gua gak pernah niat buat...."Jelas Anila yang ucapannya tiba -tiba terpotong karena ucapan pedas dari perempuan bermata sipit, yang tak lain adalah Ara. "Seleb masih bisa juga minta maaf? Kagum gue sama lo."Sindir Ara menepuk pundak Anila sesekali dengan pandangan meremehkan lalu pergi dengan santainya menunju parkiran motor. Meninggalkan Anila dan Aiko. "Nil, Maksud Ara nggak kayak gitu. Jangan dibawa hati omongannya, maklumi aja sifatnya memang begitu."Ujar Aiko berusaha memberikan penjelaskan pada Anila supaya ia tak membenci Ara. Namun, tanpa disangka Anila langsung mendekap dada bidang milik Aiko, memeluk Aiko. Dan ia menangis tersedu-sedu seakan ialah yang paling tersakiti. Dan dari kejauhan mata tajam Ara tersorot pada Anila. Ara memang sengaja pergi menjauh dari Anila dan Aiko karna ia muak dengan drama klasik yang dibuat oleh Anila.Dengan tangan mengepal kuat, ia berjanji akan melenyapkan iblis berwajah malaikat seperti Anila itu.
All Rights Reserved
#412
perceraian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ArKa (End)
  • Aku & Kamu Kita
  • sahabat kok gini?! || NA2 (End)
  • syanin
  • SISI PANGERAN MAHKOTA [Cheolhan]
  • My Sugar Daddy(END)
  • Yes, I Will
  • I'M NOT CRAZY (ON GOING)
  • Maniac Step Brother (18+)

Typo bertebaran! Belum di revisi!!! "Tadi pas gue pegang lo, lo bilang bukan mahrom tuh maksudnya apa?" Mendapat pertanyaan tersebut membuat Chika menoleh dan melihat mata Arya sekilas. Entah mengapa ia tidak kuat jika harus menatap pria itu. "Itu... Maksudnya laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom, tidak boleh berpegangan atau bersentuhan. Kecuali udah menikah" jelasnya. "Orang tua?" tanya Arya lagi. "Boleh, saudara kandung juga boleh, saudara laki-laki atau perempuan dari orang tua juga boleh, keponakan laki-laki atau perempuan juga boleh, kakek nenek kandung juga boleh, dan pelayan tua. Itu sih kayaknya yang boleh," Jelasnya memperhatikan bibir pink dan tebal milik Arya. "Gue sama lo?" tanya Arya lagi. "Nggak boleh, kecuali kita udah nikah," jawabnya spontan. Membuat ia membelalakkan matanya karena kaget dengan ucapannya. Arya yang melihat tingkah Chika pun malah terkekeh. "Lo mau nikah sama gue?" goda Arya. "Idih! Ogah banget!" ujarnya dengan suara yang meninggi. Lagi-lagi ia tidak bisa menahan dirinya. "Santai aja kali," jawab Arya santai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines