We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
[end] AKSABELLA

[end] AKSABELLA

  • WpView
    Reads 17,354
  • WpVote
    Votes 1,832
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadComplete Thu, Dec 31, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Lo ngapain ngikutin gue sih Sa!!" "Kan Aksa mau nemenin Bella." "Yakali lo mau ngikutin gue sampe ke toilet!" Aksa nyengir. - - - kehidupan seorang Sabella yang semula tenang, harus terusik dengan kehadiran Aksa. Mereka dipertemukan tak sengaja. Sejak saat itu, Aksa mulai mengganggu Bella. Aksa yang periang dan Bella yang cuek sifat mereka sungguh bertolak belakang. - - - "Aksa sayang Bella," ucap Aksa, ia menunjukkan sederet giginya yang putih. "Sekali lagi lo ngomong gitu!! gue colok mata lo!" - - - Gimana kelanjutan kisah Aksa dan Bella? Apakah Bella akan menerima Aksa? Penasaran? yuk baca aja!!!
All Rights Reserved
#28
aksa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • KIARA [END]
  • AKSARA
  • Because I'm Stupid (End)
  • I Life In Your Body✔
  • Sudah Terlambat ☑️
  • AREGA [End]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines