Hai, Apa Kabar?

Hai, Apa Kabar?

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 1, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Hai, apa kabar?" Banyak pertanyaan menari-nari di kepala Ikal seperti; mengapa menangis? Apakah kamu tidak bahagia? Siapa lelaki berengsek yang melukaimu kali ini? Bagaimana kehidupanmu selama ini? Sudah makan? Kamu potong rambut di mana? Apakah kamu pernah merindukanku, bahkan sedetik? Barangkali pertanyaan apa kabar sudah mencakup semua tanda tanya yang bermunculan di kepala Ikal. Anehnya Ikal paham, Mira tidak baik-baik saja, Sebab Ikal tidak akan sesedih ini jika Mira bahagia. Mira menghapus air mata, "Aku baik." perempuan itu tersenyum lebar. Bohong. Mira mengulurkan tangan. "Hai, Apa kabar?" Ikal menatap uluran tangan Mira, "Baik, dong!" ia menggenggam uluran tanggannya, tersenyum jenaka. Bohong. kita tahu, bahwa kita tidak baik-baik saja.
All Rights Reserved
#9
classmate
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Way To Love You (FirstKhaotung) ✔️
  • Impossible Wish
  • Arsyilazka
  • What Is Love ? [COMPLETE]
  • COMPLICATED
  • Love My Twins | END
  • Random Story
  • Lantas (END)

"... Pada akhirnya, aku masih bersamamu bukan lagi karena cinta melainkan karena terbiasa." - First Kanaphan - "apakah hidupmu akan lebih baik tanpa aku?" - Khaotung Thanawat - "aku kehilangan dirimu yang artinya aku juga kehilangan hidupku." - FirstKhaotung -

More details
WpActionLinkContent Guidelines