Story cover for Eyes Open by Junieloo
Eyes Open
  • WpView
    Reads 398,009
  • WpVote
    Votes 7,679
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 398,009
  • WpVote
    Votes 7,679
  • WpPart
    Parts 9
Complete, First published Sep 26, 2014
Valecia Rain, gadis cantik yang dapat memikat semua lelaki karena sebuah alasan yang dibuatnya sendiri. Siapapun tidak dapat menolak paras cantiknya. Namun, siapa yang mengira semua itu adalah kebohongan kecil yang selama ini disembunyikannya? 
  
  Dan semuanya berbeda saat bertemu dengan lelaki itu.
  
  Revano Valdinho, seseorang yang tanpa ia sadari mampu membuatnya berubah menjadi lebih apa adanya. Dengan "keadaan" lelaki itu, ia tidak perlu menyembunyikan apapun dari Vano. Keadaannya tidak memiliki alasan kuat untuk menjauhkan Vale dari seseorang yang telah memikat hatinya.
  
  Valecia benar telah jatuh hati padanya. Lelaki buta yang tampan.

[Beberapa part diprivat. Silahkan follow Junieloo terlebih dulu untuk membacanya. Terima kasih]
  
  
  Copyright © 2014 by Junieloo
All Rights Reserved
Sign up to add Eyes Open to your library and receive updates
or
#43sight
Content Guidelines
You may also like
Tentang Cia | end by salunaaulia
34 parts Complete
Kisah ini menceritakan tentang seorang gadis perempuan yang dituntut untuk mandiri. Dia gadis yang sudah terluka namun dia tetap tersenyum untuk orang lain. Dia ingin menunjukkan bahwa dirinya kuat. Dalam kisah percintaannya pun bisa dikatakan selalu gagal, dan pada suatu hari dia menemukan seorang lelaki yang sangat sayang padanya dan bisa mengerti tanpa mengatakan 'kenapa'. *** "dia siapa?" tanya gadis itu. "oh dia. Dia pacar aku" ucap lelaki itu dengan lantang. "hah? pacar?" gadis itu terheran mendengar penuturan bahwa perempuan yang berada disamping lelaki itu adalah kekasihnya. "iya dia pacar aku" jelas lelaki tersebut. "terus selama ini aku siapa kamu?" tanya gadis itu. "iya pacar. Tapi, maaf sebenarnya aku masih berharap kepada dia, aku hanya mengisi kekosongan saat dia pergi. Tapi, suatu saat dia kembali aku memilih dia dari pada kamu. Sekali lagi aku minta maaf" ujar lelaki tersebut. "mengisi kekosongan? dengan mudahnya kamu bilang gitu?" ucap gadis itu. *** Sampai dimana gadis itu berhasil membuktikan bahwa dia bisa tanpa lelaki itu. Dia pun sudah menemukan seorang lelaki yang jauh lebih baik dari pada sebelumnya. "kamu gak usah pasang topeng kamu didepan aku" ucap Ravi. Ana mendongkak melihat kearah Ravi dan Ana menatapnya. "kalo mau nangis, nangis aja sayang" ucap Ravi dengan mengelus kepala Ana. Dan Ana langsung menangis tanpa suara dengan menatap Ravi. Sedangkan Ravi hanya tersenyum melihat Ana yang menangis tanpa suara. *** "Ken" panggil Ana. "maafin aku belum bisa buka hati sepenuhnya sama kamu, aku masih takut" ucap Ana. ●●●●●●●●●● bapau Allo gaiss ini cerita kedua aku setelah AngSa. Semoga kalian suka yaa. jangan lupa vote, share, dan kasih tanda kalo ada typo ya gess papaiiiii
You may also like
Slide 1 of 9
Tentang Cia | end cover
TAKDIR ALYA(Slow Up) cover
Love Is cover
My rainy season (End) cover
The Bodyguard : Man with a Girl's Uniform [ COMPLETE √ ] cover
Arsyilazka cover
My Perfect Husband cover
Silent, Please! (Re-up) cover
RUMPANG (COMPLETED) cover

Tentang Cia | end

34 parts Complete

Kisah ini menceritakan tentang seorang gadis perempuan yang dituntut untuk mandiri. Dia gadis yang sudah terluka namun dia tetap tersenyum untuk orang lain. Dia ingin menunjukkan bahwa dirinya kuat. Dalam kisah percintaannya pun bisa dikatakan selalu gagal, dan pada suatu hari dia menemukan seorang lelaki yang sangat sayang padanya dan bisa mengerti tanpa mengatakan 'kenapa'. *** "dia siapa?" tanya gadis itu. "oh dia. Dia pacar aku" ucap lelaki itu dengan lantang. "hah? pacar?" gadis itu terheran mendengar penuturan bahwa perempuan yang berada disamping lelaki itu adalah kekasihnya. "iya dia pacar aku" jelas lelaki tersebut. "terus selama ini aku siapa kamu?" tanya gadis itu. "iya pacar. Tapi, maaf sebenarnya aku masih berharap kepada dia, aku hanya mengisi kekosongan saat dia pergi. Tapi, suatu saat dia kembali aku memilih dia dari pada kamu. Sekali lagi aku minta maaf" ujar lelaki tersebut. "mengisi kekosongan? dengan mudahnya kamu bilang gitu?" ucap gadis itu. *** Sampai dimana gadis itu berhasil membuktikan bahwa dia bisa tanpa lelaki itu. Dia pun sudah menemukan seorang lelaki yang jauh lebih baik dari pada sebelumnya. "kamu gak usah pasang topeng kamu didepan aku" ucap Ravi. Ana mendongkak melihat kearah Ravi dan Ana menatapnya. "kalo mau nangis, nangis aja sayang" ucap Ravi dengan mengelus kepala Ana. Dan Ana langsung menangis tanpa suara dengan menatap Ravi. Sedangkan Ravi hanya tersenyum melihat Ana yang menangis tanpa suara. *** "Ken" panggil Ana. "maafin aku belum bisa buka hati sepenuhnya sama kamu, aku masih takut" ucap Ana. ●●●●●●●●●● bapau Allo gaiss ini cerita kedua aku setelah AngSa. Semoga kalian suka yaa. jangan lupa vote, share, dan kasih tanda kalo ada typo ya gess papaiiiii