HECTIC

HECTIC

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 6, 2020
Lia mulai risih karena Dean terus menerus menatapnya, "kenapa sih?" Dean hanya diam, angin yang berhembus kencang sore itu membuat poni tipis Lia berantakan, dengan sigap Dean merapihkannya dengan gerakan lembut, menatap Lia seakan tidak mau kehilangan dunianya. "apasih Dean?" Lia langsung memalingkan pandangannya memilih untuk tidak menatap lawan bicaranya, Dean menangkup dagu gadis manis miliknya itu. "gue nyesel, kemapa gue baru nyadar kalau lo itu semanis ini Li"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Need Someone💔
  • GADIS (Lengkap belum revisi)
  • RAISEN
  • Tanpa Kepastian
  • AKSENIO
  • JUST FRIEND? [REVISI]
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • GANJIL & GENAP
  • Along The Wound (Tahap Revisi)
  • Coretan Cerita Diana  (Completed)

"aku gak kuat lagi sama kamu"teriak Elsa dan tubuhnya mulai bergetar "Aku udah sabar selama ini buat ngadepin kamu tapi kali ini aku udah gak kuat,Sa"lirihnya dengan air mata yang terus mengalir "emang lo pikir cuman lo yang muak ha???gue juga muak"teriak Saka tak kala kuat dari Elsa "kalo gitu kita udahan aja Sa,biar gak ada yang tersakiti"lirih Elsa dengan bibir yang bergetar "oke,gue juga mau putus dari Lo"balas Saka dan langsung berlalu meninggalkan Elsa di taman.

More details
WpActionLinkContent Guidelines