Tears Of Gold

Tears Of Gold

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 31, 2020
first, i wanna say.. ini cerita gay. bagi yang homophobia tolong tinggalkan cerita ini. second, cerita ini berisi khayalan dan pengalaman pribadi author, jadi tidak mengambil cerita author lainnya. please jangan copy paste. dan untuk para pembaca, author harap dapat memberikan vote dan comment. *DESKRIPSI CERITA* Bryan Derro Meland, adalah siswa sekolah menengah atas. dia biasanya dipanggil dengan nama Bryan, umurnya masih 15 tahun tetapi dia sudah menginjak kelas 2 senior high school (SMA). dengan tubuh setinggi 173 cm dan berat badan 52 kg, membuat tubuhnya tampak bagus, ditambah warna kulitnya yang putih dan bibit tipis berwarna merah secara alami, wajah nya yang tampan itu selalu memikat hati wanita dan tidak menutup kemungkinan untuk memikat pria. hidupnya tenang, hingga pada akhirnya dia jatuh didalam fase yang terburuk dalam hidupnya, hingga pada akhirnya dia berkata 'i surrender' akan tetapi karena hal itu dia bertemu pria berasal dari Kanada yang tulus mencintainya, sehingga semua nya berubah menjadi bahagia dengan air matanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelampiasan Taufan 🔞
  • ONE EYE
  • KENNA [BL]
  • kenapa harus kapten basket yang jadi suamiku
  • Transmigrasi : Gua bukan Gay (TAMAT)
  • Kisah Sang Remaja (Revisi)
  • ALZA (Aldi ♡ Eza) || END ✓
  • Sepasang Santri (END)
  • ECLIPSE : Fall in love with Vampires

⚠️WARN⚠️ • Mature Content 🔞 • Gay Content • Story Gratis • Mengandung Perselingkuhan • Bukan cerita romance Mungkin lo pikir hidup gue sempurna. Punya pacar manis kayak Devin, apartemen nyaman, kerjaan oke. Tapi ada satu hal yang bikin gue frustrasi setengah mati, Devin nggak mau ngelakuin 'itu'. Udah delapan bulan bareng, tidur seranjang, tapi nggak pernah ada kesempatan buat urusan ranjang. Gue udah di ujung batas kesabaran, sampe akhirnya satu pagi, gue meledak dan mutusin buat kabur nyari pengalih perhatian biar gue nggak lepas kendali. Pelarian gue malah ngebawa gue ke tempat pijet yang awalnya emang niatnya biar bisa ngebuat gue lebih rileks dan lupain rasa frustasi gue. Tapi, anjing, ternyata nggak cuma mijet badan tapi juga sukses mijet syaraf s*nge gue. Kenalan sama Vero, terapis cowok yang manis tapi binalnya minta ampun, bikin hidup gue langsung jungkir balik. Awalnya cuma iseng, tapi malah makin kelewatan sampe dirty chat, dapet PAP yang begitu menggoda, sampe VCS gila-gilaan, bikin gue kecanduan parah. Dia ngasih gue validasi dan kepuasan yang nggak pernah gue dapet dari Devin, dan itu... nagih banget. Gue jadi ahli bohong, nyimpen rahasia kelam ini rapat-rapat di balik topeng 'pacar yang baik'.

More details
WpActionLinkContent Guidelines