Helleyes

Helleyes

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Sep 8, 2020
Baru saja vhe hendak memasuki kelas langkahnya langsung terhenti diambang pintu. "Nama lo mara kan?" Suara cowok jangkung yang entah siapa namanya bahkan orangnya saja baru liat. Mara mengangguk mengiyakan. Ia bingung dengan apa yang terjadi saat ini terlalu mengejutkan dan terduga bahkan ia belum siap. "sini lo!!!" "Lah gue mau dibawa kemana ini?"tanya mara tiba-tiba tangannya sudah ditarik oleh seorang cowok yang telah lama berdiri menunggunya tadi di depan kelas dengan raut wajah kesal. " Lo siapa sih? Gue gak kenal sama lo kenapa main tarik tarik aja" "Gak usah banyak bacod, mau gue seret langsung ke KUA lo?" Ucapnya ketus karena cewek yang tangannya sedang ia genggam disebelahnya itu banyak tanya."tapi dalam mimpi,jadi jangan ngarep, lo bukan tipe gue"lanjutnya. Mara pasrah ditempat,entah kemana ia akan dibawah sekarang. Apa kah yang terjadi setelahnya? Apa hidupnya akan berubah?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Persona
  • ELGA
  • Hema Alkaris (and his life)
  • 36 days with you {saida} [End]
  • Because | ft. MARKLEE✔[ON GOING]
  • Seperti Sedang Bermimpi [ON GOING]
  • Rahasia Dibalik Seragam
  • Eavesdrop [TAMAT]
  • Untuk farel dari ALEA
Persona

TERBIT 📖 - Ara tahu ada rumor tidak mengenakkan tentang Della yang beredar di sekolah. Kepintaran Della memang tidak diragukan, tapi rumor tentang kehidupan malam cewek itulah yang sering dibicarakan teman-teman sekelasnya. Ara tak terlalu peduli, toh gosip itu tidak mengganggu program belajar bersama mereka untuk lomba sains tingkat kota yang akan dilaksanakan bulan depan. Namun, sore itu Ara melihat Della dijemput seorang cowok. Cowok yang pernah dan masih singgah di hati Ara--Elvan. Ara berusaha menghilangkah praduga di kepalanya mengenai hubungan Elvan dan Della. Namun, tetap saja dia gagal merealisasikan keinginannya itu. Dia tersenyum getir saat kepingan kenangan itu kembali muncul. Lagi. - Persona Copyright©2017 by Sirhayani

More details
WpActionLinkContent Guidelines