Story cover for Garis Takdir by anisaawuland
Garis Takdir
  • WpView
    Leituras 14
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Capítulos 5
  • WpView
    Leituras 14
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Capítulos 5
Em andamento, Primeira publicação em set 01, 2020
Mungkin takdir yang telah menuliskannya untuk membuat kita tak sejalan dengan berjuta cara dan berjuta alasan.

Hidup adalah serangkaian kebetulan, kebetulan adalah takdir yang menyamar.

Orang berjiwa lembut memeluk semua takdir hidup yang datang padanya dengan hati yang damai.

Kau adalah bagian dari takdir yang kupilih.

Hidup ibarat sebuah buku; Tuhan yang menyediakan pena (takdir), tapi kita lah penulisnya (nasib).



~Garis Takdir
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Garis Takdir à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
My Eternal Moon [ End ✔️], de cweetcobeyi
38 capítulos Concluída
Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Rindu: Puisi Praditya Dylan [END] cover
SELESAI (Say Goodbye) cover
Alsa cover
Juan [REVISI] cover
Big Heart (GOOGLE PLAY BOOK) cover
AWAL cover
Constellations From The Room cover
My Eternal Moon [ End ✔️] cover
Senja Terakhir cover
Restu Tuhan cover

Rindu: Puisi Praditya Dylan [END]

37 capítulos Concluída

"Saat kamu memilih untuk jatuh cinta, kamu akan dihadapkan dengan dua pilihan. Pertama, merencanakan hari besok untuk membuatnya bahagia. Kedua, siap bangun dari jatuh yang membawamu pada kenyataan bahwa dia, belum mencintaimu." ••••• Hanya sebuah kisah sederhana. Saat dimana sebuah kesempurnaan memliki arti. Saat Rindu merasa dunia yang ia miliki, hanya akan sempurna saat bersama dengan teman kecilnya dan kekasihnya. Hanya sebuah kisah sederhana. Saat pilihan membawa Radit pada alasan mengapa ia menjadi pengecut. Dan sebuah fakta bahwa, menjadi seorang teman saja, memang tidak cukup. Hanya sebuah kisah sederhana. Ternyata menjadi jujur pada sebuah perasaan akan dihadiahi kemenangan. Kemenangan yang diraih Ken saat ia percaya, cintanya hanya akan dibalas ketika ia sanggup berjalan beriringan dengan ketidaksempurnaan.