Story cover for Suara Hati by syintaak
Suara Hati
  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado sep 01, 2020
"Kamu dari tadi kenapa cuma pegang iPad mulu!?! Kamu nulis apa?! Pake ketawa-ketawa sendiri gitu?!?" Tanya Agatha curiga. "Heumm, aku nulis novel ma, kenapa??" jawab Cynthia. Tak disangka pergerakan Agatha begitu cepat. iPad Cynthia kini sudah berada di dalam genggamannya dan ia bawa keluar dari kamar Cynthia. "Nggak ada novel novel lagi! Itu cuma dunia fiksi! Yang bakal kamu hadapi itu dunia nyata! Sekali lagi mama lihat, kuliah nanti baru mama belikan gadget!" bentak Agatha marah, "iPad mama sita satu minggu!!" 

"Sialaannnn, sial, sial, siaaalllll", umpat nya dalam hati. "Itu udah hampir selese satu bab mumpung ide juga lagi banjir ughh siall emang.... lantas aku ngetik pake apa?? Laptop rusak, aku nggak punya hp sama sekali, mau nulis tangan aku nggak betah,.... dahlah..." gerutunya. Cynthia mengunci pintu dan jendela kamar, melemparkan diri ke atas kasur, membungkus diri nya dengan selimut lalu ia remas erat-erat untuk memendam emosi negatif yang sedang meluap. "Sial!! Temen lain udah punya bayangan gimana kedepannya aku cuma kaya anjing yang dikurungin."

Tapi, siapa sangka hanya karena sebuah kalimat yang spontan mama ucapkan menyebabkan Cynthia kehilangan kontrol akan emosi negatif yang meluap tak tertahankan. Raga nya seakan sudah tidak kuat menahan emosi yang selama ini dipendam. Tapi di dalam jiwa nya ada setitik kesadaran yang teramat sangat kecil untuk bertahan bagaimanapun keadaannya.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Suara Hati a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#298suarahati
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
[Yeongyu / Beomjun] SURGA KITA SENDIRI - COMPLETED ✅ de trashbeans_
10 partes Concluida Contenido adulto
"BEKAL buat siapa?" Beomgyu mendongak. Atensinya berpindah dari kotak bekal lucu di atas meja ke wajah ibunya yang mengernyit penuh tanya. Habis, tidak biasanya Beomgyu menghias bekal makan siang sampai selucu ini. Sempat bingung sedetik harus jawab apa, akhirnya Beomgyu menggeleng. "Buat aku. Makan siang." "Tumben." "Makan siang sama Yeonjun," imbuhnya lagi. Alis ibunya sedikit terangkat. "Oh, yang akhir-akhir ini suka numpang Wi-Fi di sini?" "Numpang Wi-Fi sambil ngerjain tugas, Ma. Iya, Yeonjun yang itu." Tak ingin terperangkap lebih dalam oleh ribuan pertanyaan lain dari ibunya yang ia yakini ada, yang ia tahu juga bahwa mata sang ibu sedang mengekorinya dengan curiga, maka Beomgyu segera menyelesaikan aktivitas menghias bekal itu. Ia buru-buru kabur meninggalkan dapur karena salah tingkah, tidak ingin sampai ibunya menangkap gelagat lain yang ia munculkan dengan tidak sengaja. Seperti, misalnya, pipinya yang mendadak jadi merah muda, atau suara degup jantungnya yang seolah bisa menembus rongga dada. Sedapat mungkin ia harus lari dari pertanyaan yang tak ingin ia jawab. Tapi sayang, ibunya selalu lebih cepat daripada apa pun. "Cuma buat makan sama Yeonjun, tapi kok bekalnya dihias sampe seniat itu? Ada apa?" Mati. Apakah ini salah satu tanda ibunya mulai curiga? --- Genre: School-life, Boys Love, Hurt/Comfort, Heavy Angst with Sad Ending Rating: R Trigger warning: Homophobic environment, rejection, character death (tragically), physical and verbal abuse, violence, abandonment.
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
AGGA cover
GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT) cover
[Yeongyu / Beomjun] SURGA KITA SENDIRI - COMPLETED ✅ cover
Alisa's Story  cover
Bunuh Saja Aku Tuhan cover
ICE BOY (SUDAH TERBIT)  cover
Long Way Love cover
"Pengorbanan Cinta demi Negara" cover
Ain't Your Daddy (COMPLETED) cover

AGGA

21 partes Concluida

### "Katanya ada junior baru, cantik! Lo udah tau, bro?" Sena menyenggol lengan Vian dengan sikunya berkali-kali. Vian berdecak sebal melihat permainan dalam ponselnya yang hampir berakhir, melirik sahabat kentalnya itu sekilas. "Bacot lo, ah." "NAH, NAH! ITU 'TUH, YAN, ANAKNYA!" Mata Vian menyipit, memperhatikan gadis bertubuh langsing yang berjalan berlawanan arah dengannya. Seketika matanya membulat saat sebuah ingatan masa lalunya melintas di kepalanya. DEG! "Atha?" bisik Vian pelan. *** Gabriell Alvian merupakan cinta pertama sekaligus sakit hati pertama seorang Athaya Godelava. Sejak penolakan terang-terangan Vian tentang gigi berantakan, wajah berjerawat, dan kulit gelap Atha sewaktu SMP, Atha berhenti mencari cinta baru dan mulai muak dengan cermin. Kalau saja dua tahun belakangan ada hal yang bisa dilakukan untuk mengalihkan kesedihannya, Atha tidak akan merombak fisiknya hingga masuk jajaran cecan di kampusnya. Masalahnya, Vian yang ternyata senior Atha tidak terbiasa dengan hal itu. Dan lagi, fokus Atha bukan lagi pada cinta pertamanya, meskipun nama yang sama tetap berdiam di hati yang sama. ### a/n : "ngeselin lo nyet gager aja belom selese" siap. ### bagaimana cara membedakan catatan penulis yang berfaedah dan yang tidak dalam cerita ini? mudah saja. kalau catatan penulisnya ada di awal bab, berarti penting. kalau ada di akhir bab, ya berarti kebalikannya. ###