ICONIC POTTER

ICONIC POTTER

  • WpView
    Reads 10,796
  • WpVote
    Votes 1,004
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Tue, Nov 3, 2020
Harry seharusnya berada di Gryffindor sama seperti kedua orang tuanya dengan rupa ekspresi James dan mata secantik Lily ketika datang ke Hogwarts. Tapi Dumbledore sepertinya salah dengan praduganya selama ini ketika Harry datang di acara pensortiran asrama oleh topi hat yang bahkan tanpa persiapan sekalipun. Semua penyihir benar-benar salah dalam meramalkan rupa sang pahlawan yang kelak akan menghadapi kegelapan ketika ia datang dengan rambut hitam kecoklatan panjang tanpa aksen berantakan sedikitpun dan rupa aritoskratnya. Harry benar-benar datang tanpa cela dan membuat semua orang bungkam dengan tingkah bangsawannya yang mendarah daging dan sikap misteriusnya yang kadang diselimuti tingkah usil bareng si kembar Weasley. Semua rencana pihak Light maupun Dark menjadi hancur sudah ketika Harry malah disortir di asrama Slytherin bukannya Ravenclaw bareng si aneh Lovegood yang membuat Harry selalu penasaran dengan tingkah antiknya. Terkadang Harry selalu merasa panas dingin ketika melihat wajah kosong Luna yang selalu mengingatkannya pada seseorang. Tapi di lain waktu juga ia disibukkan dengan si kembar Weasley yang malah membentuk tim trio foxy yang melibatkan dirinya karena tingkah usil dan licik mereka yang membuat banyak pengajar dan staff pusing ditengah ancaman pihak Dark dan ramalan tentang Morgana dan pangeran kegelapan lain yang akan kembali muncul. "I'am Harry, just Harry. Aku tidak mau kau memanggilku Mr. Potter karena itu hanya nama belakangku."
All Rights Reserved
#9
lunalovegood
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Labyrinth Of Unbreakable Vow
  • A Second Chance
  • Hermione Riddle βœ”
  • 𝐈𝐜𝐨𝐧𝐒𝐜 𝐏𝐨𝐭𝐭𝐞𝐫
  • Elena and Draco III (END, to season 4)
  • The Young Lady Black : Untold [√]
  • The Boy Who Strayed
  • GALVANIZE

Katherine Dalton yang temperamental bertemu dengan Draco Malfoy yang angkuh. Tak pernah ada kata damai di antara mereka. Dua siswa Slytherin ini tampaknya tak sanggup menahan bara emosi yang terus membakar. Draco, dengan segala arogansinya, kerap melontarkan provokasi, sementara Katherine-layaknya kobaran api yang tak pernah padam-selalu membalas dengan ledakan amarah yang menggelegar. Namun, di tahun keenam mereka di Hogwarts, halaman depan Daily Prophet meledak dengan berita panas yang menggelegar-seperti suara Rita Skeeter berteriak di telingamu tanpa jeda. Si pirang menyebalkan itu kembali memuaskan dahaganya akan sensasi, kali ini dengan tajuk utama yang nyaris membuat seluruh dunia sihir membeku: "PENYATUAN DUA KELUARGA DARAH MURNI: IKATAN BARU DRACO MALFOY DAN KATHERINE DALTON." Tajuk itu cukup untuk membuat Katherine mendesis tajam penuh amarah. "Demi janggut Merlin, akan kutinju wajah panjangnya!" geram nya, membanting Daily Prophet ke meja dengan kekuatan penuh tepat di hadapan Ron Weasley-yang hanya bisa terbatuk gugup dan mundur beberapa inci. Dengan napas memburu, Katherine bergegas menuju pintu Aula Besar, menendangnya hingga terbuka lebar, menciptakan keheningan yang mendadak dan mencekam. Semua mata menoleh-tentu saja mereka tahu kabar apa yang tengah menggemparkan Hogwarts pagi itu. Namun Malfoy muda duduk tenang, seolah seluruh dunia di sekelilingnya tak berarti apa-apa. Ekspresinya hampa. Hampa seperti tubuh tanpa jiwa. Theodore Nott melirik tajam, mencoba membaca wajah Malfoy. Ia ingin tahu-apakah Draco benar-benar telah mendengar kabar ini? "Katie mungkin benar-benar akan menghancurkan wajah Rita Skeeter," gumam Zabini dengan nada geli, menyeringai tipis. Parkinson di sisinya hanya mengangguk pelan, sependapat. Sebuah perang bisa saja pecah-tak ada yang tahu pasti. Tapi satu hal yang jelas: Katherine Dalton tidak akan diam saja membiarkan perjodohan ini terjadi begitu saja. ⚠️ Draco Malfoy fanfiction

More details
WpActionLinkContent Guidelines