Assalamualaikum Ayah

Assalamualaikum Ayah

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 1, 2020
Sejak lahir, aku tumbuh dengan senyum Orang tua. Tidak salah jika tingkah ku menjadi sedikit agak rewel. untuk ayah, maafkan aku yang telah banyak membentak mu padahal, kamu lah yang telah meng-azaniku saat aku lahir, tepat di depan telingaku agar aku menjadi anak yang baik. terimakasih ayah, aku sangat bersyukur telah masuk agama Islam mengikuti apa yang ayah ajarkan padaku selama ini. meskipun lelahmu masih belum bisa aku bayarkan tapi, doaku selalu menyertai setiap langkahmu.
All Rights Reserved
#302
rumahtangga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Feel Like Smile
  • Assalamualaikum Imamku
  • Penjara Pikiran
  • Aku Tersentuh Cinta
  • Garis Takdir [SUDAH TERBIT]
  • P E R F E C T (END)
  • KHODIJAH (SELESAI)
  • AKU , KAMU & RENCANA SEMESTA
  • JODOH PILIHAN ABI (revisi Tulis Ulang)

engkau adalah gadis yang pertama kali aku kenal dengan masalah kepercayaan. engkau gadis yang paranoid. engkau gadis yang emosional. engkau gadis yang terlalu banyak berpikir. engkau gadis yang dramatis. dia hanya berharap kamu bisa menanganinya dan percayalah padaku itu layak. aku tidak pernah menganggap kehadiramu tak berarti di hidupku. justru aku menyesali perbuatanku akan pentingnya kehadiranmu. saat saat bersamamu, dengan senyumanmu aku adalah orang yang paling bahagia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines