Seorang gadis yang baru kehilangan seseorang yang sangat disayanginya, bersamaan dengan rasa sedih akibat kehilangan itu, banyak orang yang membuatnya tidak nyaman dan merasa kesepian. Rasa kecewa ditinggal orang yang disayanginya menjadikannya menyendiri dan hilang rasa percaya. Tidak ada teman atau keluarga untuk mengguratkan senyum di pipinya. Penguatnya saat itu hanya ibu yang juga sedang berusaha kuat ditinggalkan pasangan hidupnya.
Olin itulah nama gadis itu, kini dia harus berusaha bangkit dan mencari jati dirinya untuk dapat meyakinkan dirinya bahwa masih ada orang yang peduli dan menyayanginya. Bangkit dari rasa sedih dan beradaptasi dari situasi yang terjadi, beruntung hidup itu berputar tidak selamanya seseorang dalam kesedihan tentu ada waktu untuk membalikkannya, butuh kesabaran, ketegaran dan keberanian melewati tantangan yang sudah tergaris menjadi takdir.
Cerita ini juga tidak luput dari kisah persahabatan dan percintaan anak sekolah yang selalu menarik untuk diperbincangkan, dan penuh dengan emosi yang cukup menguras hati dan pikiran. Selamat membaca, selamat menikmati cerita ini. Tinggalkan komentar 💬 ataupun saran 💛 karena saya masih baru dalam dunia menulis ini. Terimakasih🙏
Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan.
"Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum.
"Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu.
"Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup."
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡
Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan.
Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^
Happy Reading-♡
Cover by : Pinterest