Story cover for Distance by AshZayn14
Distance
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Sep 02, 2020
"Kau dan aku begitu dekat. 
Kita hanya terpisah jarak yang tak terlihat.
Karena ku lebih dulu membuat lubang, kau pun membangun dinding tinggi menjulang."

Aku tertegun,
goresan tangan yang sangat familiar membuat ku beku, tinta hitam di atas kertas yang menguning kusam termakan waktu, dan coretan khas yang akan selalu membuat ku rindu. Membawaku kembali ke tempat dimana kenangan itu berlalu.
Tersimpan rapat disudut paling dalam hatiku.... 

Ini hanya sebuah kisah biasa, sama seperti kisah yang lainnya. Tapi ini juga bukan sekedar kisah, karena ada hati yang terselip dibalik kata, tersembunyi di dalam sajak, dan tersimpan didalam bait. Mencoba mengetuk pintu, melewati dinding, menembus ruang dimana hal yang begitu rapuh itu tersimpan. Jauh di dalam hati.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Distance to your library and receive updates
or
#76sliceoflive
Content Guidelines
You may also like
[√] Memorabilia by psychesweety09
21 parts Complete
Kisah singkat ini berisi beberapa cerita pendek yang menghadirkan kenangan-kenangan masa lalu pun masa kecil yang mungkin mulai terlupakan. Kamu bisa membacanya di malam yang dingin dengan ditemani secangkir susu hangat dan cookies sebagai pemanis dan hidangan penutup hari ini. *:..。o○𝓢𝓮𝓵𝓪𝓶𝓪𝓽 𝓜𝓮𝓶𝓫𝓪𝓬𝓪○o。..:* Aku melihatmu yang tengah duduk di bawah langit biru siang itu. Pakaianmu yang berantakan tetap tak mampu menutupi wajah indahmu yang terkena terpaan sinar matahari. Aku menghampirimu, lantas duduk di sebelahmu. Kamu menangis. "Apa yang harus kulakukan?" tanyamu, masih dengan isak tangis yang kian lama kian menyayat hati kecilku. "Bantu aku..." kamu menggenggam tanganku erat. Menatapku dengan lekat. "Aku telah melupakan semua kenangan indah itu. Aku tak lagi bisa mengingatnya." Suaramu tercekat saat mengatakannya. Derai air matamu membasahi tanganku. Aku turut membawamu ke dalam dekapku. Aroma rambutmu yang seperti bunga peonie menyeruak masuk ke penghiduku. Aroma yang kusukai. "Baiklah... aku akan membantumu." Tanganku menyusuri surai legam milikmu yang terasa selembut sutra. "Aku akan membantumu mengingat semua kenangan indah itu... Memorabilia." [Cerita ini hadir untuk memenuhi UNBK yang diselenggarakan WGA sebagai syarat kelulusan menjadi alumnus] 𝘔𝘺 𝘧𝘢𝘷𝘰𝘳𝘪𝘵𝘦 𝘤𝘩𝘢𝘱𝘵𝘦𝘳 - 𝘌𝘷𝘢𝘯𝘦𝘴𝘤𝘦𝘯𝘵 - 𝘒𝘢𝘵𝘢𝘴𝘵𝘳𝘰𝘧𝘦 - 𝘉𝘭𝘢𝘤𝘬 𝘙𝘰𝘴𝘦
You may also like
Slide 1 of 9
Dreams Come True [END] cover
Hampir cover
Sexy Daddy cover
Di Balik Kacamata [END] cover
[√] Memorabilia cover
• EUTANASIA • cover
Aku Bukan Simpanan (Lengkap)  cover
Our Journey To Love cover
Ratusan Hari Mencari Hati cover

Dreams Come True [END]

49 parts Complete Mature

Pernah terpikirkan olehmu? Saat kamu membuka mata untuk melihat betapa cerahnya matahari bersinar, tiba-tiba kamu menangkap ada siluet seorang laki-laki tampan yang sedang tertidur lelap sambil memeluk pinggangmu. Awalnya kamu berpikir bahwa kamu sedang bermimpi indah karena saking lamanya kamu jomblo sehingga Tuhan mengirimkan seorang laki-laki tampan melalui mimpi. Tapi, kamu mulai meragukan mimpimu karena kamu mulai merasakan pergerakan dari laki-laki tersebut serta sebuah elusan dipinggangmu yang terasa sangat nyata. Bagaimana hal ini bisa terjadi?! Padahal, kamu belum menikah bahkan belum punya pacar!