Gauri, perempuan blasteran barat, antara Jawa barat dan Sumatera Barat. Saat ini berumur 29 tahun yang masih hidup sendirian. Fotografer adalah hobi sekaligus pekerjaannya. Saat perusahaannya bekerjasama dengan sebuah perusahaan BUMN, secara tidak sengaja bertemu lagi dengan cinta lamanya, Uke. Uke adalah perempuan mandiri dan cuek masih sama seperti dulu, saat mereka di SMA.
Mempunyai perasaan terlarang memang menyakitkan, apalagi bertemu lagi dengan orang yang sudah 12 tahun tidak bertemu. Ada perasaan canggung, kaget dan sedikit risih diantara mereka.
Dinding, seperti pintu kemana saja punya Doraemon yang tidak sengaja ia temukan, membuatnya kembali ke tahun 2005, saat pertama kali bertemu Uke. Merasakan pengalaman bersama Uke untuk kedua kalinya, terasa lebih dekat. Jatuh cinta memang menyakitkan, namanya saja jatuh ya sakit.
Lalu apa yang terjadi dengan Gauri dan Uke di masa lalu? Akankah dinding itu bisa mengubah mereka di masa depan? Lantas, bagaimana akhir kisah mereka? Bahagia seperti drama Korea? Atau sedih seperti drama Korea juga? Aiiih sudahlah...
⚠️WARNING. THIS BOOK CONSIDERED FOR 19+. PLEASE BE WISE!
_____
Blurb :
Gabriella Aphrodite Ciero, Orang-orang terdekatnya sering memanggilnya Gabbie. Selain suka memasak dan kucing, gadis itu juga suka memperhatikan sahabat Kakaknya, Ares Lucian Mateo. Gabbie tidak pernah tidak terpesona melihat ketampanan dan kharisma pria itu. Sayangnya, Ares tidak begitu memperhatikannya dan hanya menganggap Gabbie sebagai adik dari sahabatnya.
Namun, satu malam merubah segalanya...