Story cover for Pergi by meichan_2798
Pergi
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Sep 03, 2020
Hujan menyelubungi bumi pijakanku, deras tak terkira, buliran air dengan kapasitas semakin lama semakin menggila, bau petrichor semerbakwangi bercampur aroma mawar merah, setetes air mengalir dipipi bukan karna hujan melainkan air mata, tidak perlu sedrama ini!! Namun aku tahu Tuhan memang baik berpuluh-puluh pasang menatap Iba, satu persatu pelayat pergi meninggalkanku, menyisakan diriku sendiri, kutundukkan kepala menatap nisan depanku, aku masih tidak percaya dia sudah tiada, namun... sungguh.. aku ikhlas...
All Rights Reserved
Sign up to add Pergi to your library and receive updates
or
#96aya
Content Guidelines
You may also like
Misteri- US by Ratihslyntherin
25 parts Complete
Suatu hari kita dipertemukan oleh hujan, di bawah hujan, kita saling pandang. Kau ibarat payung, membuatku merasa teduh setiap kali dingin mengigilkan. Kita adalah sepasang rindu tanpa ikatan. Seringkali aku membatin, haruskah ku tanyakan perihal rasamu, mengapa kau selalu ada memenuhi segala kebutuhanku. Tuhan teramat baik. Tanpa waktu yang lama, kita akhirnya dipertemukam lagi, kali ini pertemuan yang sangat romantis. Kau memintaku menjadi pendamping hidupmu. Aku merasa beruntung, masih bernafas hingga detik ini. Tidak secuilpun, bahwa hidup bersamamu akan menjadi sebuah kenyataan. Lagi - lagi Tuhan teramat baik, dia berikan aku kesempatan membina keluarga sederhana bersamamu, bukan lagi hujan yang menciptakan romantisnya, namun pelukanmu adalah sebuah keromantisan yang setiap saat ku rasakan. Baru sejenak, karena Tuhan begitu sayang kepadaku. Sepulang dari Honeymoon, Tuhan menguji dengan perpisahan kita setelah honeymoon yang terasa begitu manis. Ingin ku sesali hari itu, andaikan saja begitu bathinku selalu bersuara. Namun, aku tidak ingin menjadi manusia yang tidak tahu diri. Sekarang aku hanya bisa mengikhlaskan, sembari menunggu benihmu yang tumbuh di perutku bisa menatap dunia. Aku tak sanggup lagi membaca deary yang ku pegang saat ini, yang ternyata adalah deary ibuku sendiri. Perlahan semuanya berlalu. Aku kehilangan arah dan tujuan. Semua berubah, kehidupanku. Hingga pada akhirnya, aku tersadarkan. Bahwa tidak ada surat ibu ke koran, tiada deary, tidak ada ibu angkat yang jahat, juga tidak ada kisah cintaku bersama Alex. Orang yang ku benci selama ini adalah ibu, perempuan yang melahirkanku. Perempuan yang masih bisa menatapku dengan penuh cinta, disaat suaminya, Ayahku. Harus meregang nyawanya karenaku. Semua ulahku, andai saja aku mendengarkan permintaan ibu untuk tidak menjalin hubungan dengan Arkan, ini tidak terjadi. Pasien skizofrenia ! Aku melangkah gontai, mengikuti langkah kaki perawat yang memanggilku.
Not A Perfect Husband ✔ by Avisaa51
32 parts Complete
Saat sebuah lamaran mendadak datang ke rumahku oleh Bu Lia, dengan begitu semangat aku menyetujuinya tanpa berpikir dua kali karena yang ada di bayanganku saat itu adalah berdiri berdampingan dengan senyum lebar bersama mas Herman, setidaknya itulah yang ku pikirkan sampai aku lupa untuk menggunakan pikiran dan akal sehatku, aku melupakan satu fakta penting bahwa anak Bu Lia bukan hanya mas Herman seorang!! Dan saat lamaran dadakan itu tiba, betapa terkejutnya aku, bukan mas Herman lah yang akan menikah denganku melainkan pria menyebalkan sekaligus penghancur masa remajaku yang bahagia. Rasanya aku ingin melarikan diri saja entah kemana, tapi ternyata tidak semudah itu melepaskan diri darinya dan ketika aku mempunyai alasan untuk melepaskan diri darinya, hati ini sudah enggan untuk pergi. *** ".... anaknya Bu Lia mau ngelamar kamu." "Hah?! Apa?!" mulutku seketika melongo, serius pak ustad itu ngelamar aku?! Ya Allah, sujadah mana? Aku mau sujud syukur, alhamdulillah ya Allah. "Aku mau kak! Aku mau!" jawabku dengan penuh semangat."Kapan dia mau lamar aku kak? kapan?! Sekarang juga boleh kak, aku udah siap, ya Allah. Aku siap kak!" ucapku semangat dengan senyum yang semakin melebar, bayangan tubuh gagahnya yang di balut tuksedo itu saja sudah membuat ilerku bergerak keluar, mahar surah Ar-Rahman pun aku mau ya Allah. *** .... kak Prita menuntunku menuju ruang tamu, aku melebarkan senyumku, disana ada Bu Lia, ada mas Herman, ada-- Tunggu, kenapa Randa memakai pakaian yang senada denganku?! Tunggu, apa aku melewatkan sesuatu?! Aku butuh udara, oksigen mana?! "Kak, kok dia pake baju yang sama kayak aku?" tanyaku tersedak, kepalaku tiba-tiba pening seketika. "Kan Randa yang ngelamar kamu," jawabnya yang seketika membuatku syok berat. *** Mari mampir ???????? ^^
You may also like
Slide 1 of 10
Kisah Kita Dan Hujan cover
The story of rain [END] cover
Cinta Dalam Do'a | END cover
Jenis Rasa cover
Tangisan Hujanku  cover
Misteri- US cover
IKHLAS (Lengkap Versi Wattpad)  cover
BILIK PESANTREN-KU cover
BUNGA KEMBALI cover
Not A Perfect Husband ✔ cover

Kisah Kita Dan Hujan

20 parts Complete

"Mungkin memang benar bahwa jika ada pertemuan pasti juga akan ada perpisahan" -Aprilia C.B. Kamu tahu apa yang terindah dari hujan bagiku?jawabannya singkat karena aku dapat dipertemukan denganmu.Aku begitu berterimakasih pada fenomena indah ini yang juga membawa keindahan pada kehidupanku saat itu.Hujan menjadi begitu romantis ketika pertemuan kita dan menjadi begitu menyedihkan saat aku mengenangmu,lewat ini,ku coba menggali ingatanku dan kembali menceritakannya tentang kisah kita dan hujan.Hanya sedikit kilas balik,sesuai apa yang masih aku ingat. _______ Full of typos,will be edit soon:)