Pergi
  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 23, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Hujan menyelubungi bumi pijakanku, deras tak terkira, buliran air dengan kapasitas semakin lama semakin menggila, bau petrichor semerbakwangi bercampur aroma mawar merah, setetes air mengalir dipipi bukan karna hujan melainkan air mata, tidak perlu sedrama ini!! Namun aku tahu Tuhan memang baik berpuluh-puluh pasang menatap Iba, satu persatu pelayat pergi meninggalkanku, menyisakan diriku sendiri, kutundukkan kepala menatap nisan depanku, aku masih tidak percaya dia sudah tiada, namun... sungguh.. aku ikhlas...
All Rights Reserved
#39
aya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tangisan Hujanku
  • Misteri- US
  • Kisah Kita Dan Hujan
  • Episode Kedua (Sudah Terbit)
  • Membumi(Tamat)
  • [COMPLETED] 7 Days
  • Rainy Day (complete)
  • Saat Dunia Fana Berskenario
  • Still You (END)
  • Luka dan Malam [END]

Cerita belum di revisi sama sekali, banyak typo bertebaran kalau mau lanjut silahkan kalau nggak juga gak papa. Terima kasih. Aku yang mencintaimu sepenuh hati, sedangkan kamu tidak pernah memberikan rasa yang sama terhadapku. Dulu, aku pernah sangat mencintai hujan. Dulu, aku pernah menyimpan sebuah harapan pada hujan dan dulu aku pernah berlindung dibawah derasnya rintik hujan ketika air mataku menetes turun membasahi pipiku lebih deras dari hujan. Tapi itu dulu, sebelum hujan merenggut sesuatu yang sangat berharga dalam hidupku, dan sebelum hujan mengambil satu-satunya sumber bahagia dalam hidupku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines