Pangeran Narsis

Pangeran Narsis

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 3, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ketika Sang Penakluk Tiga Detik berhadapan dengan Musang Betina Pemikat, siapa di antara mereka yang akan menyerah pada tiga detik pertama? Nick, siswa paling keren ini harus mengaku kalah saat dijadikan taruhan oleh wanita yang berumur lima tahun di atasnya. Niat mengerjai target, justru ia menjadi objek ledekan. Trauma pasca dipermalukan membuat pemuda kece tersebut menutup semua akun media sosial, harga diri terluka memaksanya melupakan kejadian tahun lalu. Namun, takdir berkata lain, ia justru kembali dipertemukan dengan Kayza di malam pertunangan sang kakak. Hal paling tak terelakkan, wanita itu merupakan tunangan Rezky, kakak kandungnya. Bagaimana dua musuh yang saling membenci bisa akur? Mereka dipaksa tinggal satu atap oleh keadaan? Benarkah kebencian di hati keduanya sangat parah atau ada perasaan lain yang disamarkan oleh rasa muak? Nick, sang adik ipar yang menyiapkan balas dendam manis untuk Za. Mereka saling menyerang hingga tak menyadari akan hati yang telah menyerah, saling jatuh pada pusaran cinta tanpa sadar. Bisakah keduanya tak melukai hati lain atau perlu menumbalkan sang tunangan sekaligus kakak kandung yang begitu disayangi oleh mereka?
All Rights Reserved
#970
teenlit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unfinished Goodbye
  • Breathe
  • Vitamin Cinta
  • Serumit Rasa: Istri Simpanan Pewaris Tunggal (COMPLETED)
  • Sejenak Luka
  • When I Saw You
  • Your Presence_END
  • ESCOGER : Memilih [COMPLETED]✔️
  • Nedrian's Sibling [Book 3]
  • Paradise

[Tahap revisi] "Karena mencintai tanpa dicintai kembali itu menyakitkan." Pernah mencintai sebegitunya hingga tak sadar bahwa kamu layak juga untuk dicintai, memperjuangkan orang yang entah hatinya untuk siapa, terus menunggu hingga kamu tak mengerti bagaimana rasanya ditunggu. Mengabaikan banyak orang demi satu hati yang kamu jaga dengan mati-matian. Keadaan memaksa kamu untuk berhenti berjuang dan mencoba melepaskan. Tetapi nyatanya hatimu enggan untuk merelakan. Meski terkadang dihantam lelah kamu tetap saja berjuang untuknya, meski kamu sadar, untukmu; dia tak pernah punya cinta. © Riyan Sekar, 2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines