Pangeran Narsis

Pangeran Narsis

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 3, 2020
Ketika Sang Penakluk Tiga Detik berhadapan dengan Musang Betina Pemikat, siapa di antara mereka yang akan menyerah pada tiga detik pertama? Nick, siswa paling keren ini harus mengaku kalah saat dijadikan taruhan oleh wanita yang berumur lima tahun di atasnya. Niat mengerjai target, justru ia menjadi objek ledekan. Trauma pasca dipermalukan membuat pemuda kece tersebut menutup semua akun media sosial, harga diri terluka memaksanya melupakan kejadian tahun lalu. Namun, takdir berkata lain, ia justru kembali dipertemukan dengan Kayza di malam pertunangan sang kakak. Hal paling tak terelakkan, wanita itu merupakan tunangan Rezky, kakak kandungnya. Bagaimana dua musuh yang saling membenci bisa akur? Mereka dipaksa tinggal satu atap oleh keadaan? Benarkah kebencian di hati keduanya sangat parah atau ada perasaan lain yang disamarkan oleh rasa muak? Nick, sang adik ipar yang menyiapkan balas dendam manis untuk Za. Mereka saling menyerang hingga tak menyadari akan hati yang telah menyerah, saling jatuh pada pusaran cinta tanpa sadar. Bisakah keduanya tak melukai hati lain atau perlu menumbalkan sang tunangan sekaligus kakak kandung yang begitu disayangi oleh mereka?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Tetangga kok Demen
  • Teluk Samudra [ TAMAT ]
  • Sejenak Luka
  • When I Saw You
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • ESCOGER : Memilih [COMPLETED]�✔️
  • Your Presence_END
  • Breathe
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines