Kuceritakan Sakitnya Jatuh Cinta

Kuceritakan Sakitnya Jatuh Cinta

  • WpView
    Reads 1,020
  • WpVote
    Votes 201
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 7, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
FIN (Mau direvisi tapi mager) ~Mari jatuh cinta, walau rasanya menyakitkan~ *** Namanya Aina Minara. Seingatku arti namanya adalah 'mata indah sang pencuri hati'. Perempuan dengan mata sayunya yang menenangkan, dan juga perempuan misterius yang membuatku penasaran. Alhasil, aku mendekati dirinya dengan alasan ingin berkenalan. Hampir dua minggu aku mendekatinya. Hasil akhirnya sangat menyedihkan. Di saat angin bertiup, di saat matahari tenggelam di ufuk barat, ia mengusirku dengan caranya. "Pergilah! Aku senang dengan duniaku sendiri." Dan apa kalian kira ceritaku dengan perempuan bermata sayu itu berakhir? Tidak. Tidak akan pernah kuakhiri. Aku, Abiyasa Dafiq. Berjanji akan membantu Aina Minara merasakan arti cinta yang sebenarnya.
All Rights Reserved
#1
abiyasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Reasons Why {SELESAI}
  • SELF LOVE
  • She Manja (Complete) Proses Revisi
  • Terima Kasih, Benua ✓
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • ARIEANNA
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • Let Me Love You Longer
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • 𝒅 𝒂 𝒌 𝒔 𝒂

"Kecapekan lo ya? Sini, lo gak bersih banget," Kata Aira. Tangan kanannya memegang wajah Ken, sedangkan tangan satunya membersihkan hidung dan pipi Ken yang masih agak penuh dengan bercak darah. "Ai," "Hm?" "Gue boleh minta sesuatu gak?" Tanya Ken sambil menatap wajah Aira yang hanya beberapa jengkal dari wajahnya sendiri. Aira hanya mengangguk, masih sibuk membersihkan wajah Ken. "Gue mau makan, ikut gue makan dulu ya? Kalo lo gak mau makan juga gak papa, tapi gue laper banget," Jawaban Ken membuat Aira terdiam "Iyaiya, tapi gak boleh makan fastfood," Jawab Gadis itu. . . . . Cerita seorang gadis yang memiliki sebuah phobia unik yang dipertemukan dengan seorang lelaki yang memiliki kecuekan tinggi terhadap perempuan kecuali kepada dirinya. Cerita yang berisi kisah manis dan asam sepanjang pertemuan mereka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines