Ice Boy
  • WpView
    Прочтений 62
  • WpVote
    Голосов 5
  • WpPart
    Частей 3
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published птн, мар. 26, 2021
"Kak, kak, tolongin aku please." Revan menaikkan satu alisnya. Gadis yang menepuk lengannya itu terlihat panik. Revan tidak merespon, ia hanya diam menatap dingin gadis tersebut. "Ah lama." Dengan cepat Zee merebut tas Revan. Ia mengeluarkan satu bungkus rokok dan korek dari tasnya kemudian memasukkan kedua barang tersebut ke tas Revan. Revan memelototkan mata atas tindakan gadis didepannya. "10 IPA 6." Ucapnya sembari mengembalikan tas Revan. Gadis itu berlari begitu saja tanpa menunggu jawaban dari Revan. Revan hanya diam menatap punggung itu yang hilang dibelokan. Siapa sangka dari pertemuan yang tak disangka-sangka itu, mampu membawa Zee masuk kedunia Revan. Tetapi semakin dalam masuk ke dunia Revan, semakin Zee rasakan betapa kesepiannya Revan selama ini. Zee ingin menemani Revan agar tak kesepian, tetapi kakak kelasnya itu selalu saja menolak kehadirannya. Bagaimana kelanjutan kisahnya? Maka baca aja
Все права сохранены
#72
iceboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Mine [SELESAI] ✔
  • ANGKASA [Sequel Sekasa] (COMPLETED)
  • Kenzie [ON GOING]
  • To: Revan [TELAH TERBIT]
  • KEHIDUPAN ZELIN (End)
  • Annoying Girl (Selesai)
  • Revan Reiva
  • COMPLICATED
  • Nissa & Nathan (COMPLETED)

PART MASIH LENGKAP. Kelas sudah sepi sekarang,karna bel pulang telah bunyi lima menit yang lalu.Hanya tinggal Kanaya dan Rayan yang ada di kelas,karna sabil pergi lebih dulu bersama pacarnya itu. Rayan membalikkan badannya,sekarang Rayan dan Kanaya duduk berhadapan. "Hai" sapa Rayan pada Kanaya memecah keheningan. Kanaya hanya melihatnya sekilas lalu kembali membenahi tasnya. "Lo mau pulang bareng gue?" lanjut Rayan bertanya kepada Kanaya. "Maaf gue dijemput sama ayah gue" sahut Kanaya ketus.Seraya berjalan keluar kelas meninggalkan Rayan sendirian. Rayan tau kalau Kanaya akan bersikap seperti itu padanya.Kanaya di kelas sangat pendiam terkecuali jika sabil sedang bersamanya,Kanaya menjadi lebih cerewet. "Will you be mine Kanaya Afinda?" tanya Rayan kepada Kanaya sebelum sampai keluar kelas. Kanaya sontak menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap Rayan tajam. "Maksud lo apa ngomong gitu!?" sahut Kanaya dengan nada sedikit tinggi. "Maksud gue,lo jadi milik gue mulai hari ini" "Apaansi seenaknya aja lo kalo ngo-" "Gaada penolakan,dan hari ini juga lo bakal pulang bareng gue.titik." ucap Rayan menyela perkataan kanaya. *** ATTENTION! CERITA INI BELUM PERNAH DIREVISI,JADI MOHON DIMAKLUMI JIKA MASIH BANYAK KESALAHAN DI DALAMNYA. SEMUANYA MURNI KARANGAN PENULIS,JADI TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK SIAPAPUN MENCOPPY CERITA INI. ---------------------------------------------------------------------- Author bakalan ngajak kalian kesel,ketawa dan tegang berjamaah.Tapi kalo kalian gak ngerasain apa apa ya berarti kurang feelnya di cerita ini.Maklum authornya amatiran,ehe. Tertarik? Silahkan baca ya:) But,buat kalian yang punya selera humor tinggi,ini bukan tempat kalian.Karena humor authornya sendiri pun retceh sangadd:') Sankyu -------- Copyright©April2019

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту