(Sequel dari Hiraishin)
.
.
.
Bahkan setelah beberapa hari setelah hujan reda, aku masih basah seperti ini
Di waktu semu yang disebut kenangan
Di tengah hujan selamat tinggal yang masih turun
Diriku tenggelam
Mengalir di mataku
Tumpah tanpa henti
Aku bahkan tidak tahan satu hari pun
Hujan ini membasahi daguku
Aku tidak tahan lagi
Aku menggigit bibirku
Tapi itu tetap mengalir tanpa henti
Seolah-olah langit hancur
Sinar matahari sepertinya masih sangat jauh
Hari ini, dengan hujan ini dan air mataku
Aku ingin lebih memelukmu lagi
Dengarkan... hujan...
Todos los derechos reservados