Story cover for Second Love by yessy_novita12
Second Love
  • WpView
    MGA BUMASA 97
  • WpVote
    Mga Boto 42
  • WpPart
    Mga Parte 5
  • WpView
    MGA BUMASA 97
  • WpVote
    Mga Boto 42
  • WpPart
    Mga Parte 5
Ongoing, Unang na-publish Sep 03, 2020
[Follow dulu sebelum baca ya ceman- ceman]

[Vote dan komen nya juga jangan lupa]

[Don't forget save ke perpus kalian yah ]

____________________________________

SMA JAYA BANGSA
Tiga motor sport hitam memasuki area pakiran secara bersamaan. Siapa mereka jika bukan tiga serangkai most wanted yang duduk di bangku kelas 12IPA1 ini. Reon, Jovin dan Nael. Ketiga motor itu bertengker berjejeran.  Saat ketiga orang itu membuka helm full cafe nya teriakan histeris  kagum oleh pemandangan pagi ini.

"aaaa Reon keren abiss!"

"Ciptaan Tuhan mana lagi yang kau dusta kan!"

"Reon makin hari makin ganteng aja!"

"Ee Lintang juga gak kalah ganteng!" teriak seorang siswi berambut keriting.

"Anjim gila parah pagi-pagi udah dapat asupan sehat" 

"Hoo Nael manis parah!"

"Nael we love you" kata sekumpulan cewek sembari melambaikan tangan.

Kira-kira begitulah ketos yang harus ayang keluar dari mulut siswi-siswi tersebut. Reon dan  Jovin dan yang sering mendapat kan itu setiap pagi hanya menampilkan wajah datar nya.berbeda dengan Nael ia malah kembali membalas kata kata para siswi-siswi tersebut.

Setelah selesai mereka berjalan menuju kelasnya tak sedikit dari mereka yang menyapa ketiga nya di sepanjang koridor. Sesampainya di kelas Ketiganya langsung mendarat kan bokong nya ke kursi nya. Karena bel sekolah belum berbunyi ada sekitaran 15 menit lagi. Reon dan Nael menyempat kan diri untuk mabar.

"Gue patroli dulu" ijin jovin singkat yang di balas anggukan oleh Nael sedangkan, Reon masi fokus pada Ponselnya.


TEMUKAN KELANJUTAN NYA DI PART BERIKUTNYA.
All Rights Reserved
Sign up to add Second Love to your library and receive updates
o
#149klasik
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
R&N (ON GOING) ni kochengberanak5
9 mga parte Kumpleto
"Lo punya dendam apasih sama gue?!" geram Nayla saat dirinya tak sengaja tersandung oleh kaki Reyhan. Reyhan menatap penampilan Nayla dari atas sampai bawah pun menatapnya tajam dan datar. "Mana kaos kaki lo?" Tanya Reyhan dengan nada menyindir. "Gue nanya, lo punya dendam apa sama gue?! Gausah ngalihin pembicaraan deh!" Sewot Nayla. Banyak yang menatap mereka, karena kini mereka sedang berada di tengah tengah kantin. "Gue gak suka ada badgirl di SMA Derlangga." Desis Reyhan lalu mendekati Nayla. Cowok itu menatap mata Nayla dengan tatapan nya yang menusuk. "Dasar cowok sialan! Lo fikir lo bisa bersikap seenak jidat lo?" "Lo ngeremehin gue?" Reyhan mendekat. Banyak yang hampir memekik karena ulah Reyhan yang secara tiba tiba. "Lo duluan tai!" Maki Nayla tanpa rasa takut sedikitpun. Reyhan mencengkram pergelangan Nayla dengan kuat. "Lo yang sengaja nyelengkat gue, dan sekarang lo gamau- Akh!" Nayla sedikit meringis merasakan cengkraman Reyhan dipergelangan tangannya. "Minta maaf," suruh Reyhan dengan hawa gelap di sekitarnya. "Harusnya lo yang minta- aw!" Lagi lagi, Nayla meringis. "Minta maaf atau gue cium?" Ancam Reyhan tak main main. Nayla tersenyum miring, coba saja kalau berani. Mana mungkin seorang Reyhan Nathaniel Valentarioz yang dibangga banggakan guru, Ketua Osis, plus Kapten Basket disekolahnya berani melakukan itu di banyak orang seperti ini? Apalagi kepada musuh bebuyutan nya. Nayla Audrenia Meiganza. "Coba aja kalo-" Cup.
Argithan √ ni armala_th
50 parte Kumpleto
"Please, Pak. Ara beneran nggak mau di cincang sama kaprog gila, Paaak!!!" Pasang senyum sejuta byte, akhirnya pak ojol menyerah. Ia menepikan motornya. Kemudi motor beralih ke tangan. Ara tersenyum puas harapannya terpenuhi. Saatnya beraksi. "Aduh, mbak..., jantung Pak Ojol mau copot!!!" Belum banyak beberapa menit, telinga Ara sudah dicemari oleh teriakan dari si pemilik motor. Tak peduli dengan itu, Ara menancapkan gas lebih banyak lagi. "Awas, mba eee! Bakul krupuk!" Bodoamat, Pak! Wkwk. Bibir Ara mengencang menyesuaikan gas yang ia tarik. Bakul krupuknya aja yang nggak tau diuntung. Memakan banyak tempat, huhhh. Berbelok ke area sekolah dan mengakhirinya dengan mengerem mendadak. Membuat Ara sediki tersungkur ke depan akibat tekanan tubuh dari si penumpang. "Aduh, Mbaknya ... cantik-cantik naik motor, kok, kayak orang kesurupan!" Pak Ojol mengusap-ngusap dadanya. Tenang, Pak. Masih idup, kan? Ara tak menggubris, ia mencopot helm yang menaungi kepala Ara dan memberikan ke pemiliknya. Ia menyodorkan uang pas ke pak ojol. "Thanks, ya, Pak!" Pak ojol menggelengkan kepalanya. Darahnya sor-soran, jantungnya deg-degan. Bocah SMK mengajak pak ojol mau mati. Haduh! Ara berlari kecil menuju kelasnya. Koridor cukup sepi. Untungnya, di gerbang tidak ada BK ataupun satpam, si Gatol botak! "Ternyata, selain jadi murid bar-bar, kamu juga jadi pembalap." Tepat sekitar enam meter dari jaraknya Ara, si kaprog gila itu sedang berjalan di belakangnya. Bersuara dengan mistisnya, Ara menjadi was-was. Masalah apa lagi, ya, Allah.
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 8
R&N (ON GOING) cover
𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀 cover
Alana(TAMAT) cover
Antagonis 2 (END) cover
DIFFERENT TWINS [ END ]  cover
FRIENDZONE || Seokhan Lokal cover
Argithan √ cover
DI ANTARA KITA ADA DIA ? [COMPLETED] cover

R&N (ON GOING)

9 mga parte Kumpleto

"Lo punya dendam apasih sama gue?!" geram Nayla saat dirinya tak sengaja tersandung oleh kaki Reyhan. Reyhan menatap penampilan Nayla dari atas sampai bawah pun menatapnya tajam dan datar. "Mana kaos kaki lo?" Tanya Reyhan dengan nada menyindir. "Gue nanya, lo punya dendam apa sama gue?! Gausah ngalihin pembicaraan deh!" Sewot Nayla. Banyak yang menatap mereka, karena kini mereka sedang berada di tengah tengah kantin. "Gue gak suka ada badgirl di SMA Derlangga." Desis Reyhan lalu mendekati Nayla. Cowok itu menatap mata Nayla dengan tatapan nya yang menusuk. "Dasar cowok sialan! Lo fikir lo bisa bersikap seenak jidat lo?" "Lo ngeremehin gue?" Reyhan mendekat. Banyak yang hampir memekik karena ulah Reyhan yang secara tiba tiba. "Lo duluan tai!" Maki Nayla tanpa rasa takut sedikitpun. Reyhan mencengkram pergelangan Nayla dengan kuat. "Lo yang sengaja nyelengkat gue, dan sekarang lo gamau- Akh!" Nayla sedikit meringis merasakan cengkraman Reyhan dipergelangan tangannya. "Minta maaf," suruh Reyhan dengan hawa gelap di sekitarnya. "Harusnya lo yang minta- aw!" Lagi lagi, Nayla meringis. "Minta maaf atau gue cium?" Ancam Reyhan tak main main. Nayla tersenyum miring, coba saja kalau berani. Mana mungkin seorang Reyhan Nathaniel Valentarioz yang dibangga banggakan guru, Ketua Osis, plus Kapten Basket disekolahnya berani melakukan itu di banyak orang seperti ini? Apalagi kepada musuh bebuyutan nya. Nayla Audrenia Meiganza. "Coba aja kalo-" Cup.