Our Stories

Our Stories

  • WpView
    Reads 9,695
  • WpVote
    Votes 616
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 25, 2020
WpInfo
Fanfic
[Hiatus] Tiga CEO perusahaan besar yang sukses besar menjalin kerjasama antara ketiganya. Walau CEO perusahaan tersebut baru mengapai umur 18 tahun, tapi otak mereka benar-benar bermain. Perusahaan Thunder, Frost, dan Forest adalah nama perusahaan besar tersebut. Mereka juga sahabat yang lumayan dekat. Sampai pada akhirnya Ketiganya bertemu keempat Artis papan atas. Awalnya memang tidak ada apapun, tapi semakin ke depan semakin ada rasa satu sama lainnya... Termasuk memori-memori aneh yang mulai mengitari pikiran salah satunya. Dapat kah mereka menjalin kisah cinta yang menjadi impian mereka?? WARNING!!! - BOBOIBOY BUKAN MILIK MOSTA. SAYA MEMINJAM KARAKTERNYA SAHAJA. - TYPO BERTEBARAN MOHON MAAFKAN AUTHOR. - TAK ADA YAOI DALAM CERITA INI.
All Rights Reserved
#24
halisol
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • All The Memories {Elemental Boboiboy} [SLOW UPDATE]
  • [Season 1] Teman Kami Berubah (Revisi)
  • Sahabat pertama dan terakhirku
  • Hate Love (Boya)
  • Lover's [D]
  • KOS-KOSAN [Discontinued]
  • Bukan Sebatas Kekuatan I (complete)
  • Hidupku hancur dan berantakan
  • Persaudaraan yang Berujung Percintaan (✔️)
  • Solar!!

Nyatanya, mereka bertiga tidak sebahagia yang orang lain pikirkan. Di balik tawa dan senyuman yang mereka tunjukkan, terselubung luka yang tak seorang pun mampu melihat. Taufan yang ingin diakui keberadaannya. Ice yang mendambakan kebebasan. Dan Thorn yang haus akan apresiasi dari sang Bunda. Taufan terus mencoba membuktikan dirinya sendiri, berusaha untuk diakui, meski dirinya seringkali tak dihargai. Ice, meskipun selalu tampak tenang, namun ia terjebak dalam batasan tubuhnya yang rapuh, bermimpi bisa merasakan bebasnya dunia tanpa halangan apapun. Thorn, dengan segala usahanya, merasa tak pernah cukup baik untuk mendapatkan kasih sayang yang tulus dari sang Bunda. Di dunia yang mengagumi harmoni, tak ada yang tahu bahwa kehancuran perlahan mulai menghantui. Tapi, sampai kapan mereka bisa bertahan dalam diam? Sementara hati mereka perlahan terkikis oleh kesedihan yang mendalam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines