A Chance

A Chance

  • WpView
    Reads 827
  • WpVote
    Votes 103
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 27, 2020
WpInfo
Fanfic
The Untamed
Wei WuXian diberikan kesempatan kedua untuk menyelamatkan semua orang yang disayangi olehnya. Namun resiko yang dihadapinya di kehidupan keduanya ini lebih besar, mengancam nyawanya kembali. Berhasilkah Wei Ying dalam menghadapi resiko itu? Dan memperbaiki hubungannya dengan Lan Zhan? . . . Warn: Bad story! Typos! Yaoi content! Possibly having smut (?), time travel AU Inspired by: Darkness before dawn Art cover belongs to original artist.
All Rights Reserved
#5
jiangyanli
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] Pregnant With My Childhood Friend
  • UNDERCOVER
  • You are my happiness
  • A Lifetime Confidant (Terjemahan)
  • [✓] Unforgettable ❁ YiZhan
  • Regret || WX {SS2} <HIATUS>
  • Until The End - YiZhan [一战] | WangXian [忘羡]✓✓
  • MEMORIES - WANGXIAN

Ji Yan dan Yang Lin sama-sama berasal dari keluarga kaya terkenal di kota Y. Keduanya merupakan teman masa kecil sejak mereka lahir. Siapa sangka ketika mereka dewasa dan menjadi pemuda yang tampan dan tinggi, mereka akan bertengkar setiap hari, memperebutkan pacar yang sama. Hingga suatu hari, Tuan Muda Ji mendapat anggur yang salah dan pergi ke kamar bersama orang lain. Yang Lin adalah pemuda yang membantu panas Ji Yan. Keduanya keluar dari kamar dengan wajah datar, "lupakan saja. Ini tidak seperti kita tidak pernah tidur bersama." Kemudian Ji Yan merasa fisiknya berubah, selalu mual dan muntah, bahkan pingsan. Ketika di periksa, ternyata dia membawa roti kukus kecil di perutnya. Ji Yan, "lupakan saja. Ini tidak seperti aku membutuhkan seseorang untuk bertanggung jawab." Tuan Muda Yang, "............." Kekasihnya bermulut pedas, ba! __ Peringatan! Konten bxb, harap kesadaran diri dan kebijakan pembaca. Ini bukan terjemahan, jadi maaf kalau kurang memuaskan, oke. Homophobic, tolong jangan buka cerita ini, oke. Bye bye, RheaXan¹ disini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines