Kajian pra nikah dan parenting

Kajian pra nikah dan parenting

  • WpView
    Reads 4,972
  • WpVote
    Votes 187
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 17, 2021
-for myself- Nikah itu adalah ibadah, sama seperti sholat, puasa, haji dan sebagainya. Dan nikah adalah ibadah terlama yang pernah di lakukan seorang muslim. Jika ibadah sholat hanya 3-8 menit Puasa hanya sekitar 13-14 jam atau 18-19 jam di negara lain. Ibadah haji/umroh hanya beberapa hari, tapi tidak ada yang mengalahkan ibadah menikah. Maka nikah itu butuh persiapan, sebagaimana kita mempersiapkan ibadah yang lainnya. Nikah bukan buat ber uwu-uwu ria semata, bukan hanya sekedar mengubah status di KTP, apalagi gara-gara baper sama status orang. Apa saja yang perlu di siapkan? Dan apa saja yang harus kita ketahui sebelum menuju jenjang itu? Belajar jadi istri yang baik sebelum jadi ibu yang baik. Belajar jadi suami yang baik sebelum jadi ayah yang baik. - source dari kajian dan buku -
All Rights Reserved
#182
rumahtangga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nikah Muda
  • Halycon
  • Mendaki Bersamamu Menuju Jannah
  • Ketulusan Cinta Aisyah - [Telah Terbit]
  • Imam Untuk Airin ✓
  • NARA with a Marriage Agreement (RAKHMAL OR BARA)
  • Renata's life (HIATUS)
  • GARIZAH JAUZA (END)

Menikah adalah suatu ibadah, penyempurna separuh agama. Menikah adalah tentang kesiapan. Kesiapan untuk mengarungi bahtera rumah tangga bersama, baik dalam suka maupun duka. Menikah adalah tentang saling. Saling percaya, saling menjaga, saling menghormati, saling melengkapi, dan saling setia. Keduanya harus dilakukan bersama. Ibaratkan sebuah kapal yang mengarungi luasnya samudra, perlu dua dayung agar bisa berjalan seimbang. Dua dayung di sisi kanan dan kiri. Meskipun badai datang, kapal harus tetap berjalan agar sampai di titik tujuan. ___________________________________ Lalu, bagaimana dengan Azam? Lelaki mapan berusia duapuluh empat tahun yang ingin menikahi seorang gadis yang usianya masih belasan. Mampukah Azam menjalankan kapal untuk sampai pada tujuannya. Dialah nahkodanya, dialah yang mengemudi. Yang memutuskan kemana ia akan membawa kapal berlabuh. Dialah imam bagi keluarganya. ________________________________ Kisah perbedaan yang sangat jauh antara SEBELUM dan SESUDAH MENIKAH. Apa sajakah yang berbeda?? ⚠ Dilarang Copy Paste ⚠ Baper ditanggung pembaca

More details
WpActionLinkContent Guidelines