Please Don't Go ! (Pending)

Please Don't Go ! (Pending)

  • WpView
    Reads 3,345
  • WpVote
    Votes 93
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 15, 2015
Hidupku berubah ketika hal itu datang. Selalu dihantui dengan rasa cemas,takut,dan juga sakit. Entah kenapa ini terjadi kepadaku. Apakah tuhan sedang mengujiku ? ataukah Tuhan sedang mempermainkan nasibku ? Aku ingin marah Aku ingin memukul seseorang. Aku ingin berteriak sekencang kencangnya. Tapi kepada siapa aku marah? Siapa orang yang akan ku pukul ? Kepada siapa aku berteriak ? Tidak ada. Tidak ada yang bisa disalahkan atas kejadian ini. Kali ini aku berharap ini semua hanyalah mimpi buruk.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • CATUR [END]
  • SELENOPHILIE [END]
  • Shorts Story
  • GELAN
  • Patah (Telah Terbit)
  • NODA
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • (1) HIM ✔

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines