One More Please [Bakugou Katsuki X Reader]

One More Please [Bakugou Katsuki X Reader]

  • WpView
    Dibaca 11,536
  • WpVote
    Vote 959
  • WpPart
    Bab 11
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jul 1, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
Hati" dalam memilih bab untuk dibaca!⚠️! [Tidak ada adegan 18+ tapi ini buat kalian yang 15+ oke?] ©®Hana Tahun-tahun yang dijalaninya, sedang diantara tersedak dan tersesat. Dimana momentum mereka dimasa SmA mereka hilang karena pekerjaannya menjadi sebuah pahlawan. Bukan karena perasaan tapi karena kebaikan. "Ya, lelaki itu agak berlebihan, tapi setidaknya ia mengerti" Sebuah kalimat terucap dimana antara sakit dan tenang bercampur dengan emosi yang memasuki masa lalunya. 'Penuh penyesalan' Yang akhirnya penyesalan itu membawa mereka pada ujung yang tidak dapat mereka temukan pada akhirnya. Alert Typo! ©Yakuyo H. MitsuZeri
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#147
xreader
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • TIME will TELL {On Going}
  • Hope-BNHA fanfic
  • Difficult To Forget//kuroken
  • My Crush BoyFriend [Bakugou Katsuki x Reader]
  • Can you see my Heart? | ❄︎𝐓𝐨𝐝𝐨𝐫𝐨𝐤𝐢 𝐒𝐡𝐨𝐮𝐭𝐨❄︎
  • [END] Beneath the Sunlight || Bakugo Katsuki x fem!OC
  • I {Don't} Have a Crush on Her [Katsuki Bakugo x y/n]
  • School Life | Haikyuu
  • DESTINY•

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan