SAJAK AMBIGU (Kumpulan Puisi Random)

SAJAK AMBIGU (Kumpulan Puisi Random)

  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 31, 2020
Lemah.. Aku cukup lemah. Jauh dari kata kuat, apalagi hebat. Untuk melihat ke luar jendela saja, rasanya sinar itu terlalu menyakitkan bagi sepasang netra yang rapuh ini.. Untuk berkata, aku bahkan berpikir berulang kali. Nyatanya, nyaliku tak setebal itu. Ya... Aku terlalu lemah jika disandingkan dengan debu-debu kehidupan.. "Tanah itu rupanya tak kuat Hanya sekumpulan debu padat Nyata... Bahwa debu adalah partikel utama Pembentuk tanah yang mulanya tiada Sampai disini Aku paham Bahwa yang terlihat kuat belum tentu semestinya Yang terlihat lemah pun tak sepertinya Cukup sadar... Bahwa adanya kekuatan Berasal dari gabungan kelemahan" -September 2020
All Rights Reserved
#641
puisicinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tanah Sehabis Hujan (Bagian Satu)
  • Lembut Seperti Doa
  • Renjana
  • Segala Tentangmu ❝
  • Indonesian Poetry
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Bait-Bait Semesta
  • TENTANG RASA
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • Balada Syair Sunyi

"Aku suka aroma tanah sehabis hujan. Anggap saja hujan adalah isi kepalaku dan tanah adalah tempatku menulis." Semacam kumpulan puisi Devania Pury--ya, jika bisa dibilang puisi. Baik puisi yang belum pernah dipublikasikan, diposting di beranda media sosial atau diposting di blog tanah sehabis hujan. Akan sangat menyenangkan jika ada puisi yang 'cocok' untukmu. Tapi, jangan berspekulasi. Tak semua tentangmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines