Portal Dimensi

Portal Dimensi

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 13, 2020
Alicia si pemilik pendant Ungu, pergi membeli Cermin untuk mempercantik ruangan kamarnya. Namun, yang ia beli bukanlah cermin biasa. Cermin itu adalah portal dimensi yang dahulu kala dikuasai oleh Serero. Saat Alicia mengelap cerminnya, ia menemukan tulisan aneh, ia pun membacanya tepat saat gerhana matahari cincin dan malah berakhir masuk ke dimensi 1. Di dimensi itu, ia menemukan Rapend (pemilik pendant) yang lain dari portal dimensi yang berbeda-beda. Mereka bersama-sama mencari solusi untuk keluar dari dimensi itu. Tetapi tiba-tiba, Serero muncul dan berusaha merebut pendant milik mereka semua. Akankah mereka berhasil keluar dari dimensi tersebut dan mengalahkan Serero? Dan apakah hubungan pendant tersebut dengan Serero dan portal dimensi? Semua jawaban ada di "Portal Dimensi"
All Rights Reserved
#86
kuning
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cermin Ke Dunia Aetheria
  • Cermin (Selesai)
  • The Mirror (END)
  • Broken Mirror
  • NO ESCAPE ✓
  • Can't Escape [END] ✔
  • The Black Room
  • [ENHYPEN]: ECLIPSE ; Find The True Soul

Raina, gadis 16 tahun dengan rambut sebahu dan tatapan selalu penasaran, berdiri terpaku di depan rumah tua yang diwarisi dari neneknya. Bangunan itu berdiri seperti bangkai raksasa di tengah desa kecil bernama Windmere, penuh dengan tanaman rambat dan cat yang mengelupas. Tapi yang paling menarik perhatian Raina bukan dindingnya, melainkan cermin besar di loteng, berbingkai perak dengan ukiran aneh seperti simbol bintang, mata, dan akar pohon. "Aneh... kenapa cermin ini dingin sekali, padahal lotengnya panas," gumam Raina, meletakkan tangannya di permukaannya. Begitu jari telunjuknya menyentuh simbol di sudut kanan atas, udara di sekitarnya bergelombang. Cermin itu bersinar lembut biru, dan permukaannya mulai berputar seperti pusaran air. Sebelum Raina sempat mundur, sebuah suara terdengar di dalam kepalanya: "Pewaris Cahaya, waktumu telah tiba." Dan dalam sekejap, tubuhnya tersedot ke dalam pusaran itu. Raina terjatuh di atas rerumputan ungu dan langit jingga - dunia asing yang tampak seperti mimpi dan mimpi buruk bersatu. Makhluk bersayap perak melayang di udara. Pohon-pohon berbisik. Di kejauhan, berdiri sebuah menara kristal yang memancarkan sinar ke langit. "Selamat datang di Aetheria," kata seorang anak laki-laki sebaya yang tiba-tiba muncul di sampingnya. "Kami sudah menunggumu selama dua abad."

More details
WpActionLinkContent Guidelines