Story cover for Petrichor [ONGOING] by aksaraaawan
Petrichor [ONGOING]
  • WpView
    LECTURAS 170
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Partes 8
  • WpView
    LECTURAS 170
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Partes 8
Continúa, Has publicado sep 04, 2020
Namanya Adelia Bellerin sosok dokter cewek penggila belajar, yang sekarang punya dua pekerjaan sampingan. Dokter spesialis Bedah Toraks yang kerjaannya stay UGD dan rumah sakit itu dah kayak rumahnya aja.

Ini hidup dia, mulai dari sosok dari masa lalu yang datang, dan sosok yang dia harapkan jadi masa depannya dia.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Petrichor [ONGOING] a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#798slice
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Sampai Jadi Debu cover
Bella Transmigrasi menjadi figuran ( TAMAT ) ✅ cover
Kak Eunha✔ cover
Bukan Denyut Terakhir, kan? cover
Kita pernah ada ✓ cover
𝐋𝐮𝐤𝐚 & 𝐑𝐢𝐧𝐝𝐮 [END+TERBIT] cover
Summer Elegy cover
Sweet Doctor cover
Salted Caramel cover

Sampai Jadi Debu

19 partes Continúa

Di antara napas yang terengah dan detak jantung yang rapuh, Elandra Wirajaya hidup dalam dunia yang tak pernah sepenuhnya ia pahami-sebuah dunia yang memberinya waktu terbatas dan kenangan yang tak pernah cukup. Sejak kecil, Ela hidup berdampingan dengan sunyi: ruang rumah sakit, alat bantu napas, dan tatapan cemas sang ayah, Alvaro Wirajaya, seorang dokter bedah yang menjadi satu-satunya tempat pulang. Tanpa ibu, tanpa sekolah, tanpa permainan, Ela belajar bahwa hidup tak selalu memberi keadilan. Tapi di balik keheningan itu, tumbuh sebuah keberanian kecil-keberanian untuk bertahan, untuk menunggu pagi, dan untuk mencintai meski dunia terasa sempit. Ini bukan kisah tentang keajaiban yang datang tiba-tiba. Ini kisah tentang seorang anak laki-laki yang ingin hidup, bukan karena ia ingin menjadi sesuatu, tapi karena ia ingin tetap ada-untuk ayahnya, untuk hari esok, untuk semua detik yang tak ingin ia lepaskan. Sebuah cerita tentang kehilangan, harapan, dan kasih sayang yang tak pernah lekang... bahkan sampai jadi debu.